KPU Kendari : Tak Ada TPS Siluman – Berita Kota Kendari
Headline

KPU Kendari : Tak Ada TPS Siluman

 

 

 

img_5296

Hayani Imbu

KENDARI, BKK – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, Hayani menegaskan, tak Tempat Pemungutan Suara (TPS) siluman seperti disebutkan salah pasangan calon wali kota. Menurutnya, kemungkinan adanya TPS yang saat ini pemilihnya berkurang karena dasar pembentukan TPS masih didasarkan pada angka daftar pemilih pada pemilihan terakhir.

Hayani Imbu menjelaskan, dari Daftar Pemilih (DP) terakhir berjumlah 301.626 dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 598 se-Kota Kendari. Namun, kata Hayani, setelah dilakukan pemutahiran bahwa pemetaan TPS berdasarkan daftar pemilih yang diterima dari pemutahiran melalui pencocokkan dan penelitian PPDP dengan menghasilkan DPS berjumlah 193.432 orang dengan jumlah TPS 594 se-Kota Kendari.

“Dari hasil sinkron antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir sebanyak 243.680 dan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 234.721 menghasilkan DP itu yang sebanyak 301.626 orang,” kata hayani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/11).

Ia mengharapkan, kepada semua elemen masyarakat untuk bersabar dan menunggu dalam melakukan pemutahiran secara pasti mengenai persoalan temuan jumlah TPS, pemilih ganda dan pemilih yang belum terdaftar sebagai pemilih. Karena, kata lelaki yang akrab disapa Teo ini dipastikan tidak akan ada TPS yang jumlah pemilihnya dibawah dari 100 orang.

“Tanggal 19 November itu kami akan menyusun mengenai tanggapan masyarakat untuk merasionalkan baik itu jumlah TPS maupun jumlah pemilih ganda dan pemilih yang belum terdaftar dari hasil temuan masyarakat. Yang kita jaga itu jangan sampai akan bertambah jumlah TPS sehingga kami pasti akan menambah jumlah TPS. Yang pasti kami masih sementara menunggu. TPS yang diumumkan pada saat pengumuman DPS itu merupakan jumlah TPS sementara,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, kepada publik agar bersabar menunggu hasil dari pemutahiran pihak KPU Kota Kendari. Selain itu, KPU Kota Kendari juga meminta kepada pihak masyarakat yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan dirinya dengan syarat membawa e-KTP atau surat keterangan.

“Kami imbau kepada masyarakat agar tetap bersabar karena kami sedang melakukan pemutahiran secara rinci. Dengan adanya aduan masyarakat itu kami akan terus evaluasi bersama,” ujarnya.

Dikonfirmasi mengenai adanya tanggapan masyarakat bahwa penyelenggara pemilu dalam melakukan pemutahiran data tidak serius dan bahkan dikatakan ada keberpihakan penyelenggara dengan salah satu paslon, dirinya tetap menanggapi dengan kepal dingin. Ia bahkan, meminta kepada masyarakat jika menemukan adanya penyelenggara yang meminta melaporkan kepada pihak Panwasli agar segera ditindaki.

“Kalau memang ditemukan ada penyelenggara yang berpihak ke salah satu paslon dan ditemukan melakukan pelanggaran silahkan foto dan laporkan kepada panwas agar langsung tindaki,” pungkasnya. (m2/b/lex)

To Top