Kadis DPPKAD Kembali Mangkir – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kadis DPPKAD Kembali Mangkir

foto-kajari-muna-badrut-tamam

Badrut Tamam

RAHA, BKK – Kejaksaan Negeri Raha membenarkan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD) Muna, Ratna Ningsih kembali tidak memenuhi panggilan Kejari, Selasa (15/11) kemarin. Padahal ini sudah panggilan kedua.

Kepala Seksi Intelejen Kejari Muna, La Ode Abdul Sofian mengatakan, pihaknya masih memberi kesempatan kepada Ratna dengan pemanggilan ketiga. “Panggilan ketiga merupakan pemanggilan terakhir. Kita berharap beliau koperatif dan sudah bisa datang,” katanya.

Sofian mengatakan, Ratna sedianya akan dimintai keterangan mengenai penggunaan Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2015 – 2016 senilai Rp 200 miliar. Keterangan Ratna sangat penting mengingat posisinya sebagai Kadis PPKAD Muna.
Selain Ratna, Kejari juga telah meminta keterangan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Muna, Ir H Syahrir. Bahkan, lanjut Sofian, pihaknya berencana akan memanggil sejumlah kepala dinas yang mengelola DAK 2015 – 2016.

Sejauh ini, Kejari Muna menemukan adanya indikasi pelanggaran pengelolaan DAK lantaran sejumlah proyek dikerjakan menyeberang tahun atau sudah melewati masa penganggarannya. Tetapi Kejari belum mau terbuka proyek apa saja yang masuk dalam bidikannya.

Yang jelas, penggunaan DAK ini berlangsung di masa transisi kepemimpinan dr H LM Baharuddin dan Zayat Kaimoeddin. “Kita belum rincikan total dana DAK-nya, tapi sekitar Rp 200 M. Ada DAK tambahan waktu itu sejumlah Rp 110 miliar, dan yang dicairkan sekitar Rp 80 miliar. Proyek-proyek DAK ini terindikasi dikerjakan menyeberang tahun anggraan,” papar Sofian.

Sementara Kepala Kejari Muna, Badrut Tamam SH MH menyatakan saat ini pihaknya masih memfokuskan pada keterangan dari para pejabat yang dipanggil. Terutama dari Ratna yang masih kerabat mantan Bupati Muna, Baharuddin.
“Senin pekan depan dia kita panggi lagi. Dan dia akan memenuhi panggilan kita,” tandasnya. (cr1/b/aha)

To Top