Kejati Hentikan Tiga Laporan Kasus Korupsi – Berita Kota Kendari
Headline

Kejati Hentikan Tiga Laporan Kasus Korupsi

KENDARI, BKK – Tiga laporan aduan masyarakat yang masuk di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra terkait perkara korupsi untuk sementara di hentikan karena tengah ditangani pihak kepolisian setempat.

Laporan aduan masyarakat itu adalah dugaan korupsi pengadaan ternak sapi di Konawe, Korupsi pembangunan gedung Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sultra dan Tempat Pemungutan Akhir Sampah (TPAS) Konut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Humas Kejati Sultra, Janes Mamangkey SH mengatakan, laporan masyarakat yang masuk di Kejati Sultra saat ini tengah dihentikan pasalnya tiga kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian setempat.

“Memang ada laporan yang masuk tetapi setelah kami melakukan pengecekkan dilapangan, pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikkan duluan sehingga sesama penegak hukum harus kami menghargai proses yang terlebih dulu menanganinya,” kata Janes saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/11).

Meski tak melakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian yang tengah menangani kasus tersebut, kata Janes, pihaknya sebelumnya juga sudah melakukan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan untuk dimintai ketarangan. Dari hasil keterangan menyebutkan bahwa memang betul ada laporan pemanggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian.

“Misalnya itu kasus dugaan korupsi ternak sapi di Dinas Peternakan Konawe saat ini sedang ditangani Kepolisian Resor (Polres) Konawe. Kemudian kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Kantor DKP Sultra sedang ditangani pihak Kepilisian Daerah (Polda) Sultra. Memang ada surat panggilannya kami lihat,” jelasnya.

Meski dihentikan untuk sementara, lanjut Janes, pihaknya akan kembali memproses kasus tersebut jika ditemukan adanya perbuatan melawan hukum didalamnya. Namun, sambung Janes, penanganan di Kejati Sultra akan dilakukan jikan berkas perkara kasus korupsi tersebut dilimpahkan ke Kejati Sultra.

“Kalau memang dilimpahkan berkasnya di Kejati Sultra dan diberikan kewenangan dalam penangannannya, tentunya kami akan tindak lanjuti kasus tersebut. Tidak akan dihentikan jika ditemukan adanya proses melawan hukum, ” pungkasnya.

Diketahui, tiga kasus dugaan korupsi tersebut masuk di Kejati Sultra dari adanya laporan aduan masyarakat yang melaporkan ke Kejati Sultra, yakni mengenai dugaan korupsi pengadaan ternak sapi di Kabupaten Konawe, Korupsi pembangunan gedung Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sultra dan Tempat Pemungutan Akhir Sampah (TPAS) di Kabupaten Konut. (Cr5/lex)

To Top