Suksesi

ADP-Sul Terbanyak, Derik-Suri Paling Sedikit

# Setoran Dana Kampanye Paslon Pilwali Kendari

Rasak – Haris Rp. 50 juta

ADP – Sul Rp 100 juta lebih

Zayat – Suri Rp 1 juta

KENDARI, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, membatasi dana kampanye pasangan calon pemilihan walikota Kendari 2017 sebesar Rp 6,45 miliar.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisioner KPU Kota Kendari, Ade Suerani mengatakan, pembatasan di angka tersebut berdasarkan kesepakatan dari ketiga tim pasangan calon yang difasilitasi KPU sendiri.

“Kita membatasi dana kampanye tiap paasngan calon berdasarkan beberapa pertimbangan yang disepakati tiap pasangan calon,” kata Ade Rabu (9/11).

Ia menambahkan, salah satu acuannya yaitu, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2016, tentang perubahan atas PKPU nomor 8 tahun 2015, tentang Dana Kampanye calon Gubernur/Wakil Gubernur, Wali Kota/Wakil Wali Kota, dan Bupati/Wakil Bupati.

“Kita tidak berlandas hanya pada aturan PKPU tetapi pertimbangan lainnya yaitu adanya tambahan beban yang mesti kita tanggung seperti biaya penyediaan alat peraga kampanye dan bahan kampanye setiap pasangan calon,” jelasnya.

Ade menjelaskan, untuk transaksi dana kampanye tahap satu yaitu di 25 Oktober, KPU telah memberikan anggaran pada setiap paslon sesuai dengan waktu rekening pribadi paslon di buka.

“Kita transaksi itu mulai di 25 Oktober lalu, dan jumlah yang kita berikan tergantung dari sejak kapan rekening itu dibuka serta disesuaikan dengan kebutuhan tiap paslon. Sehingga tiap paslon itu berbeda jumlah saldo rekeningnya,” beber Ade.

Contohnya, lanjut Ade, untuk pasangan nomor urut 1 dana yang disudah diberikan pada tahapan pertama yakni Rp 50 juta, untuk pasangan nomor urut 2 Rp 100.300.000,00 dan untuk pasangan nomor urut 3 yakni Rp 1 juta.

“Ini baru transaksi dana kampanye tahap satu, dan untuk tahap duanya kita telah menjadwalkannya di 20 Desember nanti,” jelasnya.

Ade juga memaparkan, anggaran dana kampanye tahap satu digunakan pada tujuh item utama yang diberikan sebagai pelaporan dana kampanye.

“Ketujuhnya yaitu rapat umum, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pembuatan bahan kampanye, jasa konsultan, alat peraga kampanye meliputi baliho, umbul-umbul, dan spanduk, serta bahan kampanye mencakup selebaran, brosur, pamflet, dan poster,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top