Aktualita

Efisiensi, Dana Rutin SKPD Dipangkas Rp 45 Miliar

Unaaha, BKK – Rapat pembahasan APBD-P   Kabupaten Konawe resmi ditetapkan, Selasa (1/11). Sebanyak Rp 45 miliar dana rutin SKPD dari total belanja APBD Rp. 1,3 miliar selama satu tahun anggaran terpaksa dipangkas untuk efisiensi penggunaan anggaran daerah hingga Desember mendatang.

“Dana rutin di semua instansi yang ada kita pangkas. Bukan fisik. Hal ini karena kebijakan pusat efisiensi anggaran Rp. 12 miliar perbulan,” kata Ketua DPRD Konawe, Gusli Topan Sabara kepada wartawan usai memimpin rapat paripurna APBDP, Selasa (1/11).

Dikatakan, kebijakan pusat menundah sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) sehingga mempengaruhi pula pembiyaan program pemerintah daerah setempat. Sehingga menunda pula sebagian program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Sehingga Pemkab bersama DPRD menginventarisir kembali kebijakan prioritas yang akan tetap dijalankan. Sedangkan yang belum bisa diakomodir tetap akan dilaksanakan , tetapi menyebrang di tahun 2017 nanti.

Ia berharap dengan pemangkasan dana rutin SKPD ini tidak mempengaruhi sistem pelayaanan instansi, termasuk kerja dinas dalam mengejar target PAD.

Menurutnya, target PAD di Kabupaten Konawe dalam tahun anggaran berjalan ini sangat tidak mempengaruhi APBD Konawe tahun mendatang. Karena sampai saat ini pencapaian masih belum mencapai Rp 70 miliar. Karena posisi  yang masih kurang sekitar Rp 700 juta dari target tersebut.

Kalau diakumulasikan nilai APBD-P ini anggak membludak namun itu sebagian besar ditopang dari pinjaman pembanguan RSUD Unaaha Rp.231 miliar. Namun itu adalah pinjaman daerah. Bukan termasuk serapan pendapatan. Meski pendapatan masing-masing SKPD saat ini masih sekitar 70 persen.

“Kita harapkan supaya SKPD dapat mendukung kebijakan ini. Dan lebih efisien lagi dalam penggunaan anggaran. Sambil menunggu mudah-mudahan di tahun anggaran 2017 mendatang bisa kembali normal,” paparnya. (Cr4/lex)

To Top