Bisnis & Ekonomi

Tingkatkan PAD, Pemkab Tertibkan Pasar Ilegal

RUMBIA, BKK- Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Bombana terus melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang yang kerap beraktivitas secara ilegal. Proses penertiban ini sudah berlangsung sejak lama. Segala upaya sudah dilakukan pemerintah setempat mulai dari pembangunan lapak bagi para pedagang, hingga penggusuran secara paksa.
Terakhir, Penjabat Bupati Bombana, Sitti Saleha berhasil melakukan pendekatan secara persuasif dengan puluhan pedagang yang kerap beraktivitas di pasar liar yang terletak di Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah. Walau begitu, tidak semua pedagang legowo untuk pindah ke pasar yang sudah dibangun oleh pemerintah setempat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana, Syahrun mengatakan, pihaknya terus menertibkan pasar liar yang berlokasi di Kelurahan Lauru. Menurut dia, pasar liar tersebut secara otomatis telah mengurangi PAD di daerah itu.
“Pasar ilegal ini memang sangat mengurangi PAD, jika masalah ini tidak ditertibkan, maka peningkatan PAD kita akan terus menurun,” katanya.
Selain peningkatan PAD, penertiban pasar ilegal ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, termasuk menyelamatkan ibukota Bombana dari kawasan kumuh.
Sementara itu Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha berharap, penertiban ini menjadi perhatian semua pihak. Menurut mantan Kadis Pariwisata Bombana ini, ketertiban para pedagang dalam melakukan aktifitasnya adalah harapan besar Pemerintah.
“Kita ingin, ibukota Bombana ini tertata baik, bersih dan rapi. Menjadi kota yang bersih adalah cita-cita bersama pemerintah dan masyarakat di daerah ini,” harap, Saleha.
Dia mengatakan, sinergitas antara pemerintah daerah dan masyarakat merupakan langkah konkrit dalam membangun Bombana agar bisa bersaing dengan daerah lain yang ada di Sultra. (cr2/aha)

To Top