Headline

Pleno DPS Diwarnai Protes

pleno-dpsKENDARI, BKK – Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kota Kendari berjumlah 193.651 orang. Data ini menurun drastis dari dibandingkan dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) yang diserahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan data DPT Pilpres 2014.

Berdasarkan data DP4 dari Disdukcapil sebanyak 234,721 orang, sedangkan DPT saat Pilpres 243,680 orang. Berarti penurunannya sekitar 41.070 orang dibanding data Dp4, dan sekitar 56.029 dari DPT Pilpres.

Data DPS ini diperoleh dari rapat pleno penetapan KPU Kota Kendari di Aula KPU Kota Kendari, Minggu (30/10). Pleno tersebut dihadiri seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Kendari.

Rapat pleno juga dihadiri Panitia Pengawas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari (Panwasli) dan tim penghubung dari pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari.

Rapat pleno KPU Kota Kendari itu diwarnai protes baik dari tim penghubung paslon maupun Panwasli Kota Kendari. Protes dipicu perbedaan data yang diberikan KPU dengan data saat rapat pleno.

Lo Paslon nomor urut 1, Toyo memprotes hasil data rekapitulasi yang dilakukan PPK di Kecamatan Mandonga. Toyo mengungkapkan, data yang diterima sebelumnya tidak sesuai dengan apa yang dibacakan PPK saat pleno tersebut.

“Ada perbedaan data disalah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Mandonga. Perbedaannya itu sekitar 100 orang,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PPK Kec. Mandonga, Jomalatif membenarkan hal tersebut. Pasalnya saat pihak PPS melakukan pencoklitan banyaknya data tambahan daftar pemilih.

“Kami sudah cek kembali, memang ada pembengkakan angka pemilih untuk di Kelurahan Mandonga,” tangkisnya.

Sementara untuk LO paslon nomor urut 2 dan nomor urut 3 sama sekali tidak memprotes hasil dari apa yang dibacaan oleh masing-masing ketua PPK se Kota Kendari. Mereka hanya sebatas meminta agar dalam Pilwali 2017 mendatang bisa berjalan dengan damai.

Sementara itu, Pimpinan Panwasli Kota Kendari, Sahinuddin memprotes mengenai jumlah TPS yang ada di Kec. Kambu. Pasalnya jumlah TPS tersebut tidak sesuai dengan data yang diterima pihak Panwasli.

“Sebelumnya Panwasli menerima jumlah TPS yang ada di Kecamatan Kambu berjumlah 64 TPS tetapi setelah rapat pleno yang dibacakan berbeda yakni berjumlah 63 TPS saja,” ujarnya.

Menanggapi itu, Komisioner KPU Kota Kendari, Ade Suerani membenarkan hal tersebut yang sebelumnya jumlah TPS yang ada di Kec.Kambu berjumlah 64, tetapi setelah dilakukan pengecekan, ada satu TPS yang sudah tidak pemilihnya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu menjelaskan, rekapitulasi DPS tersebut dipastikan akan berubah pasalnya masih banyak kemungkinan-kemungkinan temuaan dilapangan terkait masalah DPS untuk ditiap-tiap kecamatan se-Kota Kendari.

“Hari ini kami melakukan rekapitulasi jika ada diketemukan maka akan dilakukan perbaikan.Karena masih ada tahapan dari tanggal 10-19 November untuk perbaikan terutama orang-orang yang belum terdaftar,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Hayani, data pemilih potensial non KTP (AC3) akan terus bertambah. Saat ini, kata Hayani, pihak KPU Kota Kendari telah menerima jumlah data AC3 tersebut sebanyak 9.483 orang yang terdiri dari pemilih perempuan sebanyak 4349 dan pemilih laki-laki sebanyak 5134. Namun data AC3 tersebut belum bisa ditindak lanjuti.

“Dari hasil data AC3 hasil secara keseluruhan belum bisa ditindak lanjuti karena pihak KPU Kota Kendari akan berkoordinasi dulu dengan pihak Disdukcapil Kota Kendari untuk menguji keabsahannya apakah nama-nama yang terdaftar dala AC3 juga terdaftar di Disdukcapil,” pungkasnya.

Dari hasil jumlah data DPS 10 kecamatan se-Kota Kendari, pemilih terbanyak ada di Kecamatan Kendari Barat berjumlah 28.623 orang yang terdiri dari sembilan kelurahan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 87 TPS dengan masing-masing pemilih perempuan berjumlah 13.930 orang dan pemilih laki-laki berumlah 14.693 orang. Sementara untuk jumlah pemilih paling sedikit di Kecamatan Baruga berjumlah 14.055 orang yang terdiri dari empat kelurahan dan 42 TPS dan pemilih laki-laki berjumlah 6.846 orang dan perempuan 7.209 orang. (p5/lex)

To Top