Remaja Pengangguran Bobol Rumah Agen BRI Link – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Remaja Pengangguran Bobol Rumah Agen BRI Link

LASUSUA, BKK -Jajaran Kepolisian Sektor Pakue, Kolaka Utara berhasil mengungkap kasus pembobolan uang sebesar Rp 40 juta milik agen BRI Link di Kelurahan Olo-Oloho, Kecamatan Pakue, Senin (25/10) siang lalu. Pelakunya adalah AD (19), remaja yang juga warga setempat.
    Kapolsek Pakue, Ipda Ahmad Fatoni menjelaskan, penangkapan terhadap AD dilakukan setelah polisi mengembangkan keterangan dari korban, Sabir (40). Korban menduga AD yang menjadi pelakunya karena sangat sering berkunjung ke rumahnya. Terlebih, AD memang dikenal sebagai pemuda yang beberapa kali terlibat kasus kriminal.
    Ipda Fatoni menjelaskan, pembobolan itu terjadi saat Sabir pergi menonton acara penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kolut, di Kantor KPUD Kolut, pada Selasa lalu. “Jadi rumahnya kosong. Saat itulah, pelaku masuk dan membobol kas dan diduga membawa kabur uang Rp 40 juta. Menurut korban, itu adalah dana transferan dari nasabahnya,” kata Kapolsek kepada Berita Kota Kendari, Rabu (26/10) kemarin.
    Kasus ini kemudian ditangani bersama dengan Reskrim Polres Kolut. Hanya dalam hitungan jam, polisi pun bergerak menangkap AD. “Sekitar 14 jam kemudian (setelah korban membuat laporan, red), tepat pukul 02:00 wita, kita langsung sergap AD. Disakunya ada uang tunai Rp 1 juta,” tambahnya.
    Saat diinterogasi mengenai asal uang tunai tersebut, AD tidak dapat menjelaskannya. Dia pun akhirnya mengaku telah mebobol rumah Sabir (45).
    Mantan Kanit Tipikor Polres Kolut ini menambahkan, setelah mengakui perbuatannya, tersangka pun menunjukkan sisa uang hasil curiannya yang disimpan di sebuah lokasi yang ditutupi dengan batang pisang. Petugas bersama tersangka pun menuju ke tempat yang dimaksud dan berhasil menemukan bungkusan plastik berwarnah putih dengan uang tunai sebesar Rp 23.300.000.
    “Uang itu disembunyikan di kebun warga yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumah tersangka,” katanya.
    Dia juga mengaku telah membelanjakan sebagian hasil curiannya itu. Dalam melakukan aksi nekatnya itu, AD hanya seorang diri.
    “Saat ini AD sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal sesuai hasil keterangan pelaku dan dilakukan penahanan untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku akan dikenakan pasal  3062 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara,” (k2/c/aha)

To Top