Rahmatnya Mubar Programkan Industri Perikanan – Berita Kota Kendari
Suksesi

Rahmatnya Mubar Programkan Industri Perikanan

LM Rajiun saat menjadi Pj Bupati dalam suatu kunjungan kerja di Kecamatan Maginti.

LM Rajiun saat menjadi Pj Bupati dalam suatu kunjungan kerja di Kecamatan Maginti.

LAWORO, BKK – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna Barat, La Ode M Rajiun Tumada – Achmad Lamani (Rahmat-nya) Muna Barat terus menggencarkan sosialisasinya ke masyarakat. Misalnya, pada Selasa (18/10) lalu dia menyisir Pulau Maginti dengan melakukan sosialisasi dan silaturahmi dengan masyarakat di dua desa pesisir yakni Desa Maginti dan Kangkonawe.

Melalui juru bicaranya, Tim Rahmat-nya Mubar, La Ode Rahmat Apiti menjelaskan, dalam kesempatan sosialisasi di daerah pesisir ini LM Rajiun mengangkat program pentingnya peningkatan ekonomi masyarakat pesisir melalui industri perikanan yang dikelola masyarakat.

“Rahmat-nya memprogramkan ini setelah mendapatkan masukan dan aspirasi dari masyarakat dalam sosialisasi itu,” kata Rahmat melalui telepon selulernya dari Kambara, Rabu (19/10).

Menurut Rahmat, LM Rajiun dalam melakukan sosialisasi berbeda dengan calon lain, yakni mendengarkan dulu aspirasi masyarakat baru memaparkan program yang hendak dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, mayoritas masyarakat menyatakan dukungan, aspirasi, dan doanya agar pasangan Rahmat menjadi bupati defenitif periode 2017-2022.

Salah seorang tokoh masyarakat, Taju menyatakan, mereka mendukung paslon Rahmat karena Rajiun selama menjadi Pj Bupati Mubar telah membuktikan berbagai program pembangunan di pesisir menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kesederhanaan beliau menjadikan menyatu dengan masyarakat. Selama menjadi Pj bupati, kami tidak sulit ketemu dengan beliau, 24 jam beliau melayani masyarakat. Bagi kami orang kecil rumah jabatan sudah menjadi rumah rakyat. Ini kelebihan beliau sehinngga kami ikhlas mendukung beliau.” kata Taju.

Sementra Kamaruding, mengungkapkan, kesederhanaan serta selalu hadir di kala masyarakat kesulitan merupakan kelebihan tersendiri bagi LM Rajiun sehingga Rahmat-nya menjadi milik warga Mubar.

“Maka tidak salah kalau penduduk Muna Barat memperjuangkan beliau untuk menjadi bupati defenitif,” kata Kamarudding.

LM Rajiun dalam menyahuti aspirasi masyarakat membeberkan program pembangunan untuk wilayah pesisir, yakni salah satunya menjadikan Mubar sebagai sentral industri perikanan.

Menurutnya, program dibutuhkan karena belajar pengalaman selama ini, Mubar banyak hasil lautnya, namun masyarakat kesulitan memasarkan hasilnya.

“Pemeriintah harus membuka pasar. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (MUMDes) kedepan akan kita fokuskan untuk membeli hasil laut dan pertanian, sehingga kita bisa menjaga stabilitas harga, agar nelayan tidak dirugikan,” katanya.

Dia memaparkan, dari hasil penelusurannya, hasil rumput laut Mubar ternyata diekspor diberbagai negara dalam berbagai jenis produk, namun sangat disayangkan hasilnya belum dinikmati petani rumput laut karena masih dijual dalam bentuk gelondongan.

“Kedepan kita bisa bangun industri pengolahan rumput laut, sehingga kita menjual ke pasar sudah dalam bentuk produk. Dari sisi harga tentu nilainya tinggi. Kita upayakan berbagai hasil laut keluar dari Mubar sudah dalam bentuk produk kemasan, dengan cara ini juga akan membuka lapanggan kerja dan menghindari permainan pasar,” katanya yang disambut aplaus masyarakat pesisir.

Demikian juga produk kepiting Mubar yang menjadi menu istimewa restoran di kota besar, seperti Bali, Jakarta, dan Makasaar. Ke depan, kata Rajiun, masyarakat Mubar bisa memproduksi daging kepiting olahan sehingga nilainya lebih tinggi dan bisa diekpor langsung ke mancanegara.

Dalam pembangunan infrastruktur untuk masyarakat pesisir, Rajiun telah membangun lingkungan melalui pemasangan pavin blok dan juga pelabuhan rakyat. (lex)

To Top