Suksesi

PAN Hadapi Ujian Berat

Partai Amanat Nasional tengah menghadapi ujian berat di Sulawesi Tenggara. Di tengah momentum pemilihan kepala daerah ini, dua kader terbaiknya, Nur Alam dan Syamsu Umar Samiun justru terjerat kasus korupsi.
Pengamat politik dari Universitas Halu Oleo, Dr Bahtiar melihat kasus hukum yang menimpa Umar Samiun sifatnya hanya memperberat ujian partai berlambang matahari ini. Karena sebelumnya, Nur Alam yang sudah dikenal sebagai pemimpin partai yang sempat melejitkan PAN ke posisi puncak, terlebih dahulu masuk jeratan KPK, lalu disusul oleh Umar Samiun.
“Pak Nur Alam adalah ketua PAN, yang kemudian digantikan oleh Umar Samiun. Dua-duanya justru yang kena,” kata Dr Bahtiar, kemarin.
Bachtiar pun melihat persoalan hukum yang menimpa Nur Alam dan Umar Samiun akan berdampak pada citra PAN. Publik akan menilai PAN sebagai partai bermasalah.
Yang parah, persoalan ini terjadi di tengah proses Pilkada. “Ke depan, tidak menutup kemungkinan simpatisan PAN di Sultra akan berkurang. Baik dalam Pilkada (serentak 2017) ini, maupun pemilihan-pemilihan selanjutnya,” terang Bahtiar.
Kalaupun harus melakukan konsolidasi ataupun memilih ulang pimpinan dalam kondisi sekarang ini, bukanlah hal yang mudah. Bahtiar berpendapat, dibutuhkan strategi yang sangat matang untuk mengangkat kembali citra PAN, terutama kepercayaan masyarakat terhadap partai ini.
“Kalau tidak berhasil, maka PAN akan menjadi partai yang tidak diperhitungkan lagi di Sultra,” tandasnya.
Namun Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Kendari, Asrun tetap yakin masalah hukum yang menimpa Umar Samiun tidak akan mempengaruhi elektabilitas partainya. Khususnya di pelaksanaan Pilkada serentak 2017 yang tinggal berjalan beberapa bulan lagi.
“Kami harap kasus yang menimpa Ketua DPW PAN tidak membuat elektabilitas partai terpengaruh,” harapnya.
Kasus yang menimpa Umar Samiun, diakui Asrun, menjadi pukulan berat bagi kader PAN di Sultra. Tetapi dia berharap Umar Samiun menjalani dengan baik kasus yang tengah dihadapinya saat ini.
“Terkait bentuk dukungan yang akan diberikan kepada Ketua DPW PAN Sultra, kami masih menunggu arahan dari DPP,” pungkasnya. (m3/nur)

To Top