Sangat Sedikit Warga Miskin Jadi Peserta BPJS – Berita Kota Kendari
Aktualita

Sangat Sedikit Warga Miskin Jadi Peserta BPJS

RAHA, BKK- Pemerintah Kabupaten Muna membenarkan jumlah warga miskin yang diikutsertakan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih sangat rendah. Hal ini cukup mengherankan sekaligus memprihatinkan mengingat kepesertaan warga miskin di BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Muna, Fahamuddin mengakui, jumlah warga miskin yang ikut dalam program kesehatan gratis ini sangat sedikit. Jumlahnya diperkirakan hanya ratusan orang dari total penduduk miskin di Muna yang berjumlah lebih ribuan orang.
Fahamuddin sendiri tidak mengetahui angka pastinya, karena belum lama ini Kantor Dinas Sosial Muna terbakar. Dalam peristiwa tersebut, arsip yang memuat data peserta BPJS Kesehatan dari kelompok warga miskin ikut musnah dilalap api.
Namun untuk mengetahui datanya, lanjut dia, sisa melihat BPJS Kesehatan Kelas III yang memang diperuntukkan bagi warga miskin. Dari situ akan terlihat jumlahnya.
“Yang sudah jelas, BPJS kelas 3 sangat rendah. Hampir tidak ada masyarakat di Kabupaten Muna yang memanfaatkannya. Jumlahnya mungkin cuma ratusan di tahun ini,” katanya.
Dia melanjutkan, pihaknya tak mengetahui persis mengapa tak banyak masyarakat miskin yang mau jadi peserta BPJS. Padahal pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi. Di samping itu, pengurusannya tidak dikenakan biaya sama sekali.
“Cuma bawa data tidak mampu dari kelurahan dan kartu keluarga, langsung kita proses di Dinsos. Setelah itu yang bersangkutan bawa sendiri ke BPJS. Kartunya bisa aktif setelah 14 hari kemudian, sudah bisa dilayani BPJS,” kata Fahamuddin.
Fahamuddin juga mengingatkan jangan sampai kalau sudah sakit, baru mau mengurus kartu BPJS-nya. Sebab sudah banyak kejadian, ketika ada anggota keluarga yang sakit, baru kasak-kusuk memproses kartu BPJS. Sementara aturan BPJS saat ini sudah sangat ketat. Tak akan dilayani jika kartunya baru terbit.
Dia mencotohkan dalam tiga bulan terakhir ini, baru 49 orang yang datang mengurus BPJS Kelas III di Dinsos Muna. Jika dirata-ratakan, dalam dua hari hanya satu orang yang datang mendaftar.
“Kami harap masyarakat di Kabupaten Muna ini segera memanfaatkan program pemerintah ini. Sayang kalau tidak dimamfaatkan, anggarannya kembali ke kas negara,” tandasnya. (cr1/aha)

To Top