Bupati Pimpin Minum Obat Massal – Berita Kota Kendari
Aktualita

Bupati Pimpin Minum Obat Massal

obat-massal-1ANDOOLO, BKK – Pencanangan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis atau penyakit kaki gajah tingkat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tahun 2016, dipusatkan di Desa Lalembuu. Acara yang dilangsungkan Selasa (18/10) kemarin, itu pun berlangsung lancar.

Kegiatan tersebut ditandai dengan minum obat secara serentak yang dipimpin langsung oleh Bupati Konsel, Surunuddin Dangga, didampingi pejabat dari Dinas Kesehatan Sultra, anggota DPRD Konsel serta para pejabat SKPD.
Bupati mengatakan, penyakit Filariasis atau kaki gajah apabila tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, akan menjadi momok bagi penderitanya. Pasalnya, penyakit ini membuat cacat permanen atau cacat seumur hidup sehingga akan menurunkan produktifitas bagi penderitanya, dan akan menjadi beban pada orang lain.
Karena itu, lanjut dia, pemberian obat pencegahan masal filariasis ini sangat penting dan harus disambut oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian untuk mewujudkan program Desa Maju Konsel Hebat,” katanya.

Dia juga mengingatkan para camat, lurah dan kepala desa agar berperan aktif dalam mensosialisasikan pentingnya penggunaan obat ini kepada masyarakatnya. Jangan sampai ada warga yang terlewatkan.
Pada kesempatan itu, Bupati Konsel mengajak untuk dimulai dari diri sendiri dan keluarga, staf dan karyawan yang ada dibawah naungan Pemda untuk juga minum obat tersebut. “Terkhusus kadis kesehatan, agar mempersiapkan dengan baik dan memastikan bahwa logistik untuk kegiatan ini cukup dan tidak bermasalah,” pintanya.
Sementara Kadis Kesehatan Konsel, Drs Madillah menjelaskan  POPM filariasis kali ini merupakan pemberian di tahun ke-3 yang telah diawali pada tahun 2014 dengan cakupan 60 persen, tahun 2015 dengan cakupan 69,87 persen dan tahun 2016 ini dengan sasaran 266.336 orang.
Madillah berharap minimal 65 persen sasaran mendapatkan dan mau minum obat pencegahan filariasis. Sebab Konsel merupakan daerah endemis penyakit tersebut.
Madillah mengungkapkan, ada 10 kasus penyakit kaki gajah yang tersebar hampir di seluruh kecamatan di wilayah Konsel, yakni Lainea 1 orang, Palangga Selatan 1 orang, Konda 1 orang, Ranomeeto barat 1 orang, Ranomeeto 1 orang, dan Lalembuu 3 orang.
“Maka dari itu untuk menghindari penyakit tersebut, kami sangat nengharapkan dukungan dan kerjasama serta partisipasi masyarakat Konsel untuk minum obat pencegahan filariasis secara serentak dengan cakupan minimal 65 persen dalam fase minimal lima tahun berturut-turut,” harapnya.
Madillah juga menjelaskan penyakit kaki gajah disebabkan oleh cacing dan ditularkan oleh oleh nyamuk, dan nyamuk ini ada di sekitar kita di seluruh wilayah konsel. (k8/aha)

To Top