20 Persen Masyarakat Muna belum Rekam e-KTP – Berita Kota Kendari
Aktualita

20 Persen Masyarakat Muna belum Rekam e-KTP

RAHA, BKK- Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Muna terus bergerak untuk melakukan perekaman identitas warga untuk KTP elektronik. Diperkirakan masih ada sekitar 20 persen dari total 230.000 penduduk di Muna yang datanya belum terekam.
Untuk mengatasi hal ini, dinas melakukan jemput bola dengan mendatangi tempat-tempat yang mudah dijangkau masyarakat, seperti sekolah-sekolah. Kadis Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Muna, La Ode Munir mengakui pihaknya menghadapi sejumlah kendala.
“Saat ini sudah ada 3000an lagi yang merekam e-KTP, tapi karena alat rekam kita rusak, akhirnya pelayanan rekam E KTP kita terhenti sudah 10 hari. Sekarang kita alat rekam kita rampung diperbaiki di Jakarta. Kalau sudah datang, kita bergerak lagi,” katanya.
Dia juga membantah adanya laporan bahwa masih ada lebih 30.000 warga Muna yang belum merekam e-KTP. Dia menduga, laporan tersebut digabungkan dengan masyarakat Muna Barat.
“Kalau masih digabung dengan Muna Barat, boleh-boleh saja angka itu muncul. Tapi kan Muna Barat sudah menjadi kabupaten sendiri. Jadi data itu tidak benar,” tambahnya.
La Ode Munir pun mengajak warga yang belum merekamkan identitasnya agar ikut aktif. Apalagi, e-KTP ini berbeda dengan KTP sebelumnya. Salah satu kelebihannya, masa berlakunya sampai seumur hidup.     “Berlaku sumur hidup selama tidak rusak,” katanya.
Hal tersebut sesuai dengan surat Mendagri nomor 470/296/S,J tanggal 29 Januari 2016. Pada point kedua surat Mendagri itu disebutkan e-KTP yang diterbitkan tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tidak perlu diperpajang.
Selain itu, sejak Oktober 2016, blangko e-KTP sudah habis. Jadi untuk melayani permintaan pembuatan e-KTP, pemerintah pusat sudah mengirim blangko format baru.
Blangko baru ini dapat digunakan pada semua keperluan, seperti pemilu, pemilukada, pilkades, perbankan, imigrasi, kepolisian, BPJS, pernikahan dan lainnya. (cr1/aha)

To Top