Hari ini, KUA-PPAS Bombana Diparipurnakan – Berita Kota Kendari
Aktualita

Hari ini, KUA-PPAS Bombana Diparipurnakan

Amiadin

Amiadin

RUMBIA, BKK – Polemik terkait pembahasan Rancangan APBD-Perubahan Kabupaten Bombana 2016 bakal menuai titik antiklimaks. Senin (17/10) hari ini, DPRD Bombana mengagendakan rapat paripurna penyampaian pidato pengantar Bupati Bombana tentang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBDP 2016.
Pelaksanaan agenda ini disebut-sebut sebagai buntut dari desakan masyarakat yang tidak menginginkan adanya masalah dalam pembahasan RAPBD Perubahan Bombana. Apalagi, sejumlah elemen masyarakat sudah mulai melakukan aksi demonstrasi, salah satunya Pergerakan Pemuda Pemerhati Demokrasi (P3D) Bombana.
Saat berunjuk rasa di Sekretariat DPRD Bombana akhir pekan lalu, mereka memprotes sikap belasan anggota dewan setempat yang sudah dua kali mangkir dari agenda paripurna pembahasan RAPBD-P, yakni pada 30 September dan 10 Oktober.
Wakil Ketua DPRD Bombana, Amiadin membenarkan jika hari ini DPRD bakal menggelar sidang paripurna tersebut. Menurutnya, sejumlah fraksi seperti fraksi Golkar, dan PAN Bersatu dan Fraksi lainnya menyatakan siap untuk menghadiri acara tersebut.
“Insya Allah besok (hari ini,red) kita sudah gelar paripurna berkaitan dengan pembahasan APBD-P tahun ini. Sejumlah fraksi sudah menyatakan siap menghadiri paripurna,” ujar Amiadin yang dihubungi Berita Kota Kendari, Minggu (16/10).
Dirinya berharap, agenda pelaksanaan paripurna ini dapat terlaksana sesuai harapan semua pihak, sebab pembahasan APBD-P Bombana tahun ini oleh dewan telah dinanti banyak pihak.
Agenda pembahasan KUA-PPAS tahun 2016 ini sudah dua kali diagendakan oleh dewan setempat untuk diparipurnakan, namun hal ini mengalami penundaan sebanyak dua kali. Paripurna pertama diagendakan pada 30 september lalu, namun agenda tersebut batal dengan sendirinya karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak kuorum.
Paripurna kedua diagendakan pada 10 Oktober kemarin, namun dengan alasan yang sama, paripurna ini juga diundurkan. Tercatat, 15 anggota DPRD tidak hadir dalam acara ini.
Kini, masyarakat di daerah penghasil emas tersebut menanti apakah belasan anggota dewan yang sudah dipilih oleh rakyat untuk duduk di kursi empuk tersebut akan hadir dalam acara tersebut atau tidak. Yang pasti, mulurnya pembahasan agenda tersebut oleh DPRD setempat kini menuai kritikan dari sejumlah elemen masyarakat. (cr2/aha)

To Top