Zayat dan Rasak Fokus Antisipasi Kecurangan – Berita Kota Kendari
Suksesi

Zayat dan Rasak Fokus Antisipasi Kecurangan

KENDARI, BKK- Sembari menanti penetapan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari Komisi Pemilihan Umum Kendari, 24 Oktober mendatang, tiga bakal pasangan calon peserta Pilkada Kendari terus meningkatkan sosialisasi di masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, masing-masing paslon memiliki cara dan gaya sendiri. Tak hanya menawarkan program untuk merebut simpati masyarakat pemilih, tim-tim Bapaslon juga saling jaga wilayah suaranya.
Juru bicara Bapaslon Zayat Kaimoeddin-Suri Syahariah, La Ode Umar Bonte mengungkapkan, saat ini fokus timnya adalah memperluas basis dilakukan dengan cara blusukan atau bertemu langsung dengan komunitas-komunitas masyarakat.
Kegiatan ini dilakukan langsung Zayat serta Suri. “Hal ini kita lakukan untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa seorang pemimpin haruslah berada di tengah-tengah rakyatnya, sehingga apapun keluhan rakyat bisa diketahui dan diperjuangkan,” terang Umar Bonte kepada Berita Kota Kendari, Kamis (13/10).
Ia menambahkan, fokus lain dari paslon Zayat Kaimoeddin-Suri Syahariah juga mengarah pada antisipasi kecurangan dalam perebutan suara pemilih. Karena itu, masyarakat diminta mewaspadai cara-cara yang curang.
Terutama politik uang dan penggelembungan data pemilih.
“Kita juga fokus pada mencegah kecurangan dengan membentuk tim relawan. Sebab dengan posisi yang ada saat ini, hanya kecurangan sajalah yang mampu mengalahkan pasangan Zayat Kaimoeddin-Suri Syahariah,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Bapaslon Rasak-Haris Andi Surahman juga mengakui saat ini terus memperluas basis pendukung. Terjun langsung bersosialisasi di kelompok-kelompok masyarakat masih dianggap sebagai cara paling efektif. Cara ini juga untuk penguatan pada basis yang telah ada sehingga tidak terpengaruh pada Bapaslon lain.
“Kita lakukan sosialisai secara intens kepada seluruh kelompok masyarakat sekaligus melihat animo masyarakat terhadap kita untuk bisa mengukur kekuatan yang ada. Selain itu kita juga intens dalam memberikan penguatan pada basis yang telah ada,” kata Rasak saat dikonfirmasi melalui selulernya.
Selain fokus pada dua hal tersebut, lanjut Rasak, melalui tim relawan yang terbentuk, juga fokus pada persoalan kecurangan. “Kecurangan jelas tak boleh disepelekan. Bagaimana pun, usaha menang dengan cara yang curang sangat tidak bermartabat, menghasilkan pemimpin yang cacat dan mencederai demokrasi yang sudah susah payah kita bangun,” pungkasnya.
Sementara Bapaslon Adwiatma Dwi Putra-Sulkarnain juga masih konsisten melakukan sosialisasi. Seluruh kekuatan dikerahkan, baik dari kader-kader partai pendukung maupun relawan yang sudah terbentuk di daerah terkecil.
“Bukan hanya sosialisai yang kita lakukan, tetapi kita juga menggunakan partai untuk bisa menjaring suara lebih luas lagi. Jadi semua kader, pengurus dan anggota partai aktif dalam mencari basis suara baru di luar basis suara yang ada,” ujar Samsuddin Rahim, Ketua Tim Pemenang ADP-Sulkarnain. (p5-m2/aha)

To Top