Aktualita

BNN : Sebelas Bapaslon Negatif

Brigjen Pol dr Budiono MARS

Brigjen Pol dr Budiono MARS

KENDARI, BKK – Badan Narkotika Nasional memastikan hasil tes narkotika yang dilakukan terhadap sebelas Bakal Pasangan Calon Wali Kota/Bupati dan Wakil Wali Kota/Bupati di Jakarta beberapa waktu lalu, dilakukan secara profesional. Hasil tes itu sendiri menunjukkan tidak satu pun dari mereka yang terindikasi menyalahgunakan narkotika.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI, Brigjen Pol dr Budiono MARS, saat ditemui di Mapolda Sultra, Rabu (13/10). “Kami merasa perlu menyampaikan hal ini agar tidak menjadi isu liar di kalangan masyarakat. Apalagi ini terkait dengan politik. BNN tak mau masuk di situ,” katanya.
Dia pun menjelaskan, pemeriksaan ulang untuk sampel rambut kesebelas Bapaslon dari Kendari, Bombana dan Buton Tengah di Jakarta, justru untuk memastikan hasil tes yang lebih akurat dan obyektif. Pasalnya, peralatan yang dimiliki BNNP Sultra sempat mengalami masalah.
“Kita sadari, dan kita tahu kemampuan BNN di wilayah masing-masing ada keterbatasan. Saya memang belum melihat langsung laboratorium yang ada di Sultra. Namun sepengetahuan saya, mungkin masih sederhana karena masih untuk memeriksa urine saja,” jelasnya.
Ditambahkan, hasil pemeriksaan urine memang bersifat temporal. Dalam artian, kandungan narkotika di urine bisa saja hilang dalam waktu satu pekan. Karena itu, pemeriksaan urene yang akurat biasanya dilakukan saat ada operasi.
Namun untuk pemeriksaan rambut, jejak narkotika pasti bisa ditemukan jika memang yang bersangkutan menggunakan narkoba. “Kalau sampel rambut, saya pastikan dia tidak bisa mengelak. Pasti ketahuan kalau memang pernah konsumsi narkoba,” terangnya.
Mengapa hanya tiga daerah saja yang Bapaslonnya diperiksa, Brigjen Pol Budiono mengatakan karena hanya mereka saja yang diusulkan untuk menjalani pemeriksaan ulang. BNN sendiri, kata dia, hanya bertugas memfasilitasi permintaan tersebut.
“(Pemeriksaan tes narkotika) ini kan ada MoU antara KPU dan BNN. BNN di sini hanya memberikan bantuan kepada KPU sebagai penyelenggara Pilkada. Kalau dari KPU meminta semua diperiksa pasangan calon, BNN siap. Tetapi kemarin kan yang diperiksa ulang cuma tiga pasangan calon, yaitu Buteng, Bombana, dan Kota Kendari. Karena memang seperti itu permintaannya,” paparnya.
Dia pun mengimbau masyarakat agar percaya dengan komitmen BNN dalam memerangi narkotika. Dia menjamin, BNN masih berada dalam garis terdepan dalam pemberantasan narkotika, termasuk ikut terlibat dalam mewujudkan pemimpin yang bebas dari barang haram tersebut.
“Kalian tahu sendiri kan bagaimana sepak terjang Kepala BNN RI Budi Waseso, komitmennya beliau untuk memberantas narkoba. Itu tidak main-main lho. Artinya, kalau di BNN Pusat sudah menyatakan negatif, yakinlah bahwa memang negatif,” tekannya. (p4/aha)

To Top