Lingkar Sultra

Mengantri Raskin, Warga Wowa Tamboli Cedera

KOLAKA,BKK- ‎Salah seorang warga desa Wowa Tamboli kecamatan Samaturu, langsung dibawah ke Puskesmas akibat kepalanya tertumbuk pintu jendela saat mengantri Beras Raskin (Raskin), selasa (11/10).

Wiwik mengaku usai mengantri Raskin sesuai jatah yang diberikan yakni 10 liter dengan harga Rp 20 ribu, ketika balik dirinya tertumbuk daun jendela tempat dibagikan raskin. Saat itulah darah menguncur dikepalanya dan langsung dilarikan di puskesmas untuk menutup lukanya.

“Seharusnya pihak pemerintah desa memperhatikan keselamatan warga. Kita ini sudah susah ditambah susah,” keluhnya.

Sementara Kades Wowa Tamboli Sirajuddin, dihubungi melalui telepon selulernya selasa kemarin mengatakan, membenarkan adanya warga yang luka akibat tertumbuk di pintu jendela. Tapi semua sudah ditangani, termasuk membawa korban di puskesmas untuk diobati.

“Keluarganya sudah datang dan semua sudah dibicarakan dengan baik,” katanya.

Terjadinya insiden itu menurut Kades, disebabkan Wiwin tidak sabar mengantri, sehingga menyerobot dan terjadilah kecelakaan yang tidak diinginkan itu.

Menurut Sirajuddin, ‎selama ini pembagian raskin dilakukan lewat jendela, sebab sebelumnya pernah dilakukan didalam ruangan kantor, tapi banyak masyarakat yang protes, sebab ada sebagian masyarakat yang langsung kedalam untuk mengambil raskin. Akibatnya terjadi kecemburuan.

Terhadap insiden ini, LSM Yayasan Pengembangan Pelayanan Pubik (Yaplik) Nasruddin Foker ‎menyayangkan hal itu terjadi. Dirinya berharap pihak pemerintah desa supaya membuat tempat pembagian raskin yang tidak membahayakan warga, seperti halnya memberikan lewat jendela.

“Sangat disayangkan kalau ada warga yang terluka saat mengambil raskin. Ini harus diperhatikan Kades supaya tidak terulang lagi,” harap Nasruddin. (cr3/lex)

To Top