PSI Sultra Fokus Hadapi Pemilu 2019 – Berita Kota Kendari
Suksesi

PSI Sultra Fokus Hadapi Pemilu 2019

Pose Bersama Pengurus PSI Di Sekretariat DPW PSI. (foto: Rudy/BKK)

Pose Bersama Pengurus PSI Di Sekretariat DPW PSI. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan partai baru yang didirikan sejak 16 November 2014 lalu. Namun demikian partai politik (Parpol) yang baru saja lolos verifikasi Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini, sudah mulai mempersiapkan diri dan menyusun strategi untuk mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Persiapan itu dibuktikan dengan adanya pelantikan-pelantikan kader baru di tiap-tiap daerah, termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan membentuk struktur kepengurusan hingga ke tingkat desa. Hal ini juga sebagai persiapan menghadapi verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap parpol pada 2017 mendatang.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sultra Muh Nuzul Qadri menjelaskan, kepengurusan PSI sudah terbentuk di 17 kabupaten/kota dan di 218 kecamatan se-Sultra. Hingga saat ini total yang terdaftar sebagai pengurus inti sudah lebih dari 500 orang.

“Sebagai partai kalangan anak muda, ada syarat khusus untuk bergabung di PSI yakni harus berumur di bawah 45 tahun, kemudian belum pernah menjadi pengurus harian di partai politik manapun dan struktur kepengurusan PSI di setiap daerah jumlah perempuan harus di atas 40 persen,” ujar Nuzul saat melakukan konfrensi pers di Sekretariat DPW PSI Sultra, Minggu (9/10).

Sebagai partai baru, lanjutnya, proses perjuangan yang dilalui PSI dalam memenuhi syarat-syarat untuk menjadi parpol tidaklah mudah. Apalagi untuk mengambil kepercayaan publik.

“Namun hal-hal inilah yang membuat PSI menjadi semangat untuk memperluas jaringan hingga ke pelosok pedesaan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Sekretaris DPW PSI Sultra Rahmawati Rahim Talui. Menurutnya, seluruh kader PSI saat ini hanya terfokus pada persiapan Pemilihan Persiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) di 2019 mendatang.

“Untuk pilkada serentak di 2017 ini, kami sama sekali tidak ambil bagian untuk mendukung salah satu pasangan calon. Kami hanya menginstruksikan kepada seluruh pengurus partai maupun kader agar dalam pemilihan nanti hanya sebatas datang memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kami hadir dengan moto trilogi menebar kebajikan, merawat keragaman, dan mengukuhkan solidaritas,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk di Sultra kepengurusang PSI baru terbentuk pada 26 Februari lalu dan saat ini masih terus berkembang serta melebarkan sayap untuk melakukan perekrutan terhadap kader-kader di kalangan anak muda. (p5/nur)

To Top