Pendidikan

Guru Honorer Minta Dijadikan PNS

BAUBAU, BKK – Puluhan guru honorer di Kota Baubau mendatangi Kantor DPRD Baubau, Kamis (06/10). Kedatangan mereka untuk meminta Anggota DPRD Baubau mendesak Pemerintah Kota Baubau mengangkat mereka sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Para guru honorer itu tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Sekolah Swasta Kota Baubau. Selain menuntut dijadikan PNS, para guru magang itu juga meminta Walikota Baubau menerbitkan Surat Keputusan (SK) magang yang selama ini tidak mereka dimiliki.

Mereka juga menuntut DPRD Baubau membuat peraturan daerah (perda) tentang standar gaji honorer, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Para guru mendesak DPRD Baubau harus menindaklanjuti permintaan mereka bulan ini juga. Jika tidak mereka mengancam akan datang dengan massa yang lebih banyak.

Salah seorang perwakilan guru honorer, Zainal Long mengatakan, para guru honorer sudah memiliki SK dari Kementerian Pendidikan, sehingga dengan adanya SK dari Walikota Baubau, peluang mereka untuk dijadikan PNS kedepannya terbuka lebar.

“DPRD kami minta bisa menyuarakan ini ke pemerintah, sehingga kami bisa sejajar dengan honorer di sekolah negeri,” tuturnya.

Ditambahkan perwakilan guru honorer lain, Saharuddin, syarat pertama agar para guru honorer diangkat menjadi PNS yakni harus adanya SK dari Walikota. Dia mengaku kaget mendengar ada seseorang yang tidak pernah datang ke kantor tiba-tiba dijadikan PNS, sementara mereka yang sudah puluhan tahun tak pernah mendapatkan kesempatan.

Dia mengaku sudah pernah mengadukan hal itu ke DPR RI yang saat itu diterima salah satunya oleh Mantan Walikota Baubau Amirul Tamim. Menurut Amirul Tamin kala itu, untuk mengangkat guru honorer menjadi PNS tidaklan sulit jika ada SK Walikota. Atau jika Walikotanya datang menghadap ke DPR, pihaknya akan langsung menindaklanjuti.

“Ada yang satu bulan 200 ribu, ada yang 100 ribu, bahkan ada yang tidak ada. Kami juga minta standarisasi untuk yang magang jelas honornya,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Baubau Roslina Rahim mengaku, akan secepatnya membahas masalah para guru honorer bersama dengan pemerintah Kota Baubau dalam waktu dekat. Rencananya masalah tersebut sudah menjadi prioritas DPRD Baubau, dan akan dibawa ke rapat gabungan.

“Kita tidak bisa langsung jawab iya, nanti kita dengarkan dulu jawaban pemerintah, tentu pemerintah juga belum mengeluarkan SK karena ada alasanya, itulah yang perlu kita satukan. Kalau kita sudah dengar dari pemerintah kita akan cari solusi,” terang Roslina Rahim. (k2/aha)

To Top