Beranda

Alasan Hubungan Keluarga, PDIP Tak Bisa Cegah Dukungan Rusman di Pilkada Mubar

 KENDARI, BKK – Saat menjadi calon bupati, salah satu pantai pengusung utama Bupati Muna Rusman Emba adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun demikian, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna Barat (Mubar) yang akan dihelat 2017 mendatang, ia memilih mendukung pasangan calon yang tidak didukung oleh partai yang telah memenangkannya di Pilkada 2015 itu.

Di Pilkada Mubar PDIP mengusung pasangan LM Rajiun Tumada – Ahmad La Mani. Sementara Rusman Emba mendukung Ikhsan Taufik – La Nika

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulawesi Tenggara (Sultra) Hugua mengaku, sulit untuk melarang Rusman untuk mendukung Ikhsan Taufik – La Nika. Pasalnya terhadap pasangan tersebut Rusman memiliki hubungan kekeluarga yang dekat.

“Sulit untuk dicegah, karena mereka itu (Rusman dan Iksan) memiliki hubungan kekeluargaan yang sangat dekat. Yang namanya keluarga tidak mungkin ditinggalkan,” jelas Hugua saat ditemui di Hotel Grand Clarion Kendari, Kamis (6/10).

Dikatakannya,dukungan Rusman terhadap Iksan sifatnya sangat pribadi sehingga tak mungkin ada sanksi dari partai. Ada saatnya Rusman sebagai kader PDIP yang harus mengikuti apa yang dinstruksikan partai.

“Saya dengan Pak Rusman sering ngobrol-ngobrol sebagai sahabat dan saudara tentu komunikasi kami tak terputus. Jadi tidak perlu kita panggil untuk mengklarifikasi masalah itu,” tambah Hugua.

Terkecuali untuk seluruh kader PDIP, lanjut Hugua, dipastikan akan berjuang untuk memenangkan LM Rajiun – Ahmad Lamani di Pilkada Mubar. Hal ini sebagaimana telah diputuskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

“Kalau DPP PDIP sudah mengambil keputusan, maka kader tegak lurus harus mengikut. Kader PDIP harus bekerja untuk memenangkan pasangan LM Rajiun-Ahmad Lamani untuk menjadi Bupati Mubar,” tegasnya. (p5/nur)

To Top