Akan Dibangun RS Modern – Berita Kota Kendari
Aktualita

Akan Dibangun RS Modern

Proses pembongkaran gedung-gedung lama RSUD Unaaha mulai dilakukan, Kamis (6/10). (Foto:Irman/BKK)

Proses pembongkaran gedung-gedung lama RSUD Unaaha mulai dilakukan, Kamis (6/10). (Foto:Irman/BKK)

UNAHAA, BKK- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Unaaha, Kabupaten Konawe, dimulai, Kamis (6/9) kemarin. Pembangunan ini diawali dengan pembongkaran bangunan lama untuk selanjutnya diisi dengan instalasi baru.

Sebelum gedung diruntuhkan, Pemerintah Kabupaten menggelar ritual adat menolak bala. Kemudian dilanjutkan penandatanganan asset secara terbuka oleh beberapa instansi terkait disaksikan anggota DPRD, polres dan Kajari.

Sekda Konawe, H Ridwan Lamaroa dalam sambutannya mengatakan, pembongkaran instalasi bangunan lama ini merupakan bagian dari penghapusan aset. Setelah ini, proses pembangunan bangunan baru mulai dikerjakan.

Anggaran pembangunan RSUD Unaaha ini sudah siap Rp 231,9 miliar, yang bersumber dari pinjaman BUMN permodalan, PT SMI. Pinjaman itu akan diangsur selama 8 tahun. Sementara untuk pekerjaan penghapusan aset diambil alih oleh Pemkab karena nilai aset hanya Rp 300 juta.

“Sebetulnya pembongkaran gedung lama harus kita lelang, tetapi setelah kita hitung nilai aset tidak sebanding dengan kontrak lelang sebesar Rp. 700 juta, sehingga kita lakukan swakelola. Seluruh alat berat kita pakai dari Dinas PU,” tuturnya.

Adapun pembangunannya, dikerjakan oleh kontraktor dari pusat. Pembangunan RSUD Unaaha akan berlangsung selama 18 bulan sesuai kontrak kerja.

Menurut Sekda, penyerahan pekerjaan pada kontraktor dari luar Sultra semata-mata untuk jaminan kualitas. Pasalnya, RS ini dirancang sebagai rumah sakit bertaraf nasional dengan tipe B.

Ia berharap pembangunan RSUD Kolaka ini akan memenuhi tuntutan masyarakat Kabupaten Konawe akan layanan kesehatan yang berkualitas. Karena itu, dia berharap gedung baru nantinya kelak ditunjang pula dengan SDM yang memadai.

“Dan ke depannya dapat menjadi RSUD rujukan sebelum ke Bahterahmas. Apalagi letak daerah yang strategis di tengah-tengah ibu kota provinsi,” katanya.

Dia juga meminta seluruh elemen masyarakat ikut membantu kelancaran pembangunan gedung RSUD yang baru. Karena selain fungsinya yang sangat penting, anggaran pembangunannya juga didapatkan dengan penuh perjuangan.

“Ada 9 kabupaten/kota yang mengusul ke Kemenkeu. Tetapi Konawe satu-satunya yang mendapat persetujuan dari pusat. Dan ini merupakan hasil kerja keras seluruh komponen pemerintah, termasuk DPRD melalui proses administrasi yang panjang,” tuturnya.

Mantan Kadis Pendidikan ini juga mengimbau kepada para penegak hukum dan masyarakat untuk turut melakukan pengawasan. Karena Pemkab tidak menginginkan adanya persoalan di belakang.

“Kita tidak inginkan setelah ini ada persoalan. Sehingga ada aparatur negara yang harus berurusan dengan hukum. Sehingga kita harus bersama-sama mengawasi. Karena RSUD ini milik kita bersama, “jelasnya. (cr4/aha)

To Top