Headline

Pemkot Baubau Apresiasi ToT Sekolah Sehat

ADNAN/BKK Wakil Walikot Baubau, Hj Wa Ode Maasra Manarfa menerima kalender Sekolah Sehat dari Direktur Yayasan Peduli Negeri, Saharuddin Ridwan didampingi Wakil Direktur Berita Kota Kendari, Jumwal Shaleh (kedua dari kanan) bersama trainer dan narasumber.

ADNAN/BKK
Wakil Walikot Baubau, Hj Wa Ode Maasra Manarfa menerima kalender Sekolah Sehat dari Direktur Yayasan Peduli Negeri, Saharuddin Ridwan didampingi Wakil Direktur Berita Kota Kendari, Jumwal Shaleh (kedua dari kanan) bersama trainer dan narasumber.

BAUBAU, BKK – Kegiatan Training of Trainer (TOT) sekolah sehat yang digelar Harian Berita Kota Kendari bekerjasama dengan PT Unilever Tbk dan Yayasan Peduli Negeri (YPN) mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Baubau.

Apresiasi positif tersebut disampaikan Wakil Walikota Baubau, Hj Wa Ode Maasra Manarfa saat membuka kegiatan, Rabu (5/10) yang di Aula Kantor Kecamatan Betoambari, Baubau. Kegiatan itu, kata dia, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam undang-undang dasar. Salah satu cara mewujudkan peserta didik yang beriman, bertakwa, berilmu, cakap dan kreatif yakni dengan cara menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

Menurut Maasra, kini untuk mewujudkan itu tidak hanya lagi terletak pada tanggung jawab pemerintah saja, namun juga perlu kerjasama dengan berbagai pihak.”Maka dari itu saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran media Berita Kota Kendari dan PT Unilever atas diselenggarakannya kegiatan ini,” tutur Wakil Walikota Baubau dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Wakil Walikota menambahkan, sekolah menjadi tempat menuntut ilmu dan tempat berinteraksi para siswa hendaknya menjadi tempat yang nyaman, sehingga memerlukan lingkungan sehat yang mendukung. Dia berharap para peserta TOT nanti dapat meneruskan pelatihan yang didapat dalam kegiatan itu, sehingga dapat menyadarakan para siswa betapa pentingnya kebersihan sekolah agar suasana belajar yang baik dapat tercapai.

Ada beberapa cara menjaga kebersihan sekolah. Misalnya, kata Maasra, membuat tata tertib kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, mengadakan lomba kebersihan kelas, dan memberikan nasihat kepada anak didik apabila ditemukan siswa yang membuang sampah di sembarang tempat diberikan sanksi pendidikan.

“Dengan lingkungan sekolah yang sehat, akan menghasilkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan, dan mampu menerapkan sikap peduli lingkungan, baik lingkungan sekolah maupun di lingkungan di luar sekolah,” tuturnya.

Wakil Direktur Berita Kota Kendari, Jumwal Shaleh dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bermanfaat bagi sekolah dalam membina dan mendidik siswa untuk berperilaku hidup sehat. Dia mengatakan, BKK sebagai penyelenggara dan juga media partner dalam kegiatan senantiasa akan melakukan pendampingan kepala sekolah peserta agar program ini berkesinambangunan hingga pada puncak kegiatan, yakni melakukan cuci tangan pakai sabun secara massal yang diikuti 1.000 siswa di seluruh Kota Baubau.

“Kami berharap partisipasi, dukungan dan serta kerjasama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh sekolah peserta agar bisa menyukseskan acara ini, karena nanti yang akan menikmati manfaatnya adalah sekolah itu sendiri,” kata Jumwal.

Jumwal menambahkan, sebagai media partner, BKK akan meliput setiap kegiatan dari masing-masing sekolah partisipan lalu dimuat di BKK.

Direktur YPN, Saharuddin Ridwan menyebut, kegitan ToT tidak hanya bersifat seremonial saja, namun akan menjadi kompetesi di setiap sekolah yang diundang untuk mengikuti pelatihan. Kompetisi itu, kata dia, di antaranya Fasilitator Terbaik, Sekolah Terbaik, dan Dokter Cilik Terbaik. “Yang menang nanti akan mewakili Sultra di tingkat nasional,” tuturnya.

Kota Baubau menjadi tempat pelaksanaan kegiatan kata dia, dipilih langsung PT Unilever Tbk. Dari 20 provinsi yang bekerjasama dengan PT Unilever, Sultra menjadi salah satunya, dan Kota Baubau dipilih karena kontribusinya dalam pengembangan sekolah sehat juga sudah terbukti.

Perwakilan SDN 4 Baubau, Ramsia menyebut kegiatan sangat bermanfaat. Dia juga mengapresiasi para penggagas pelatihan. Banyak ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut, menurutnya, merupakan kesyukuran pihaknya juga ikut diundang. Dia berharap dapat meneruskan pelatihan itu kepada sekolahnya nanti.

“Bagus sekali ya menurut saya, ini jarang-jarang ada pelatihan begini, kita apresiasi,” tuturnya. (k2)

To Top