Budaya Tahunan, Bupati Akan Bangun Rumah Adat – Berita Kota Kendari
Feature

Budaya Tahunan, Bupati Akan Bangun Rumah Adat

Bupati Butur, H Abu Hasan memberikan sambutan pada acara pesta panen di Desa Waculea Kecamatan Kulisusu, Minggu (2/10). (Foto: Darso/BKK)

Bupati Butur, H Abu Hasan memberikan sambutan pada acara pesta panen di Desa Waculea Kecamatan Kulisusu, Minggu (2/10). (Foto: Darso/BKK)

Setiap musim panen tiba, warga desa di seluruh wilayah Buton Utara (Butur) menggelar pesta panen. Biasanya waktu penyelenggaraan masuk bulan Agusutus hingga November setiap tahunnya. Setiap desa memiliki jadwal pelaksanaan pesta panen yang tidak bersamaan, tapi tergantung hasil kesepakatan masyarakat masing-masing desa.

———————————

Laporan: Darso, Ereke

———————————

Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang dimiliki daerah ini.

Wujud dukungan tersebut, diungkapkan Bupati Butur Abu Hasan di hadapan ratusan masyarakat ketika memberikan sambutan pada acara pesta panen di Desa Waculaea Kecamatan Kulisusu, Minggu (2/10).

Mantan Kabag Humas Pemprov Sultra ini, berjanji akan membangun rumah adat untuk dilaksanakannya beberapa kegiatan adat seperti haroa, pesta panen ataupun acara syukuran. Janji ini pernah juga dilontarkan di di Desa Lambale, Kecamatan Kulisusu Barat.

“Ini perlu kita lakukan, karena masuk dalam visi misi saya, melestarikan dan mengembangkan budaya,” kata Abu Hasan.

Hanya saja, orang nomor satu di Butur ini mengharapkan kepada desa yang bersangkutan menyediahkan lahan untuk pembangunan rumah adat tersebut.

“Saya dan pak Sekda serta dengan tokoh agama yang akan pikirkan bagaimana bagunannya, modelnya maupun bentuk dan ukuranya, yang penting carikan lahan untuk pembangunan rumah adat tersebut,” harapnya.

Abu Hasan menjelaskan kegiatan pesta panen ini merupakan bentuk syukuran atas limpahan hasil panen pertanian dalam jangka setahun. Rasa itu harus selalu ditanamkan dalam diri, agar selalu diridhoi apa yang telah diperoleh dan akan dilimpahkan kembali rezeki untuk kedepannya.

“Dalam agama Islam kita diajarkan, kalau kita mensyukuri apa yg diberikan Allah pada kita, maka insa Allah akan bertambah rezeki dan pahala kita. Namun jika tidak, maka akan menjadi orang yang tak pernah bersukur,” katanya.

Selain itu, pesta panen ini tambah dia memiliki nilai-nilai budaya dan warisan leluhur yang diberikan Allah SWT. Oleh karena itu, pihaknya selalu memberikan dukungan penuh atas kegiatan-kegiatan yang dimaksud.

“Saya selaku pemerintah daerah sangat mengapresiasi kepedulian warga menjaga kearifan lokal. Dan juga merupakan bagian dari upaya melestarikan kebudayaan yang dimiliki, ini juga menjadi perekat semangat kebersamaan,”ujarnya.

Abu Hasan juga menyampaikan agar masyarakat untuk selalu mejaga persatuan dan kesatuan. Menghindari konflik-konfkik yang berbau anarkis. “Sekarang Pemda Butur lagi berfikir keras untuk berhijrah. Kalau dulu Rasulullah berhijrah dari Mekah ke Madina. Beliau jalan kaki dengan membawah seekor unta untuk mengangkut barang-barang dan. Sekarang masyarakat Butur berpikir untuk berhijrah. Namun bukan lagi jalan kaki dari satu tempat le tempat yang lain. Tapi hijrah kita berpindah ke kebaikan dari hal yang buruk yang selama ini dilakukan, kita hijrah ke hal-hal yang lebih baik,” imbuh Abu yang juga menjabat sebagai Ketua Lajna Syarikat Islam Sultra ini.

Sebagai mana pada umumnya yang dilakukan di daerah yang dikenal dengan slogan Lipu Tinadeakono Sara ini, acara pesta panen dilakukan tiap satu kali dalam setahun di seluruh wilayah Butur. Biasanya waktu penyelenggaraan masuk bulan Agusutus hingga bulan November. Setiap desa memiliki jadwal pelaksanaan pesta panen yang tidak bersamaan, tapi tergantung hasil kesepakatan masyarakat masing-masing desa.

Begitupun dengan Desa Waculaea yang lebih memilih agenda digelarnya pesta panen ini pada bulan Oktober. Tepatnya lagi, memasuki satu Muharam atau tahun baru Hijriah.

Pada acara panen ini, ikut dihadiri Plt Sekda La Ode Baharuddin, tokoh agama, tokoh adat serta beberapa pejabat lingkup Pemda Butur.(k5/lex)

To Top