Musadar Masih Rahasiakan Dukungan – Berita Kota Kendari
Suksesi

Musadar Masih Rahasiakan Dukungan

Musadar Mappasomba

Musadar Mappasomba

KENDARI, BKK- Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul), belum mendapat dukungan penuh dari kadernya.

Seperti diketahui, menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari, kader PKS pecah dan tidak solid. Pasalnya, sebagian kader mendukung agar yang diusung adalah Musadar Mappasomba, namun pada akhirnya yang diputuskan yakni Sulkarnain untuk menjadi calon pasangan wakil Adriatma Dwi Putra.

Musadar sendiri mengakui, saat ini PKS tidak pecah dan kadernya tetap solid. Namun, untuk menjaga hal tersebut tergantung arah tujuan partai dan calon yang diusung.

“Perbedaan pendapat dalam partai itu biasa dan tidak akan membuat partai pecah yang membuat pecah itu jika tujuan sudah berbeda,” terang Musadar melalui sambungan telepon, Minggu (2/10).

Sampai saat ini juga, Musadar masih merahasiakan dukungannya dalam Pilwali setelah gagal menjadi bakal calon. Dia belum menyatakan siap untuk mendukung bakal calon yang diusung PKS di Pilwali Kendari tersebut.

“Secara pribadi pilihan saya rahasia seperti amanah undang-undang. Untuk arah dukungan para sahabat seperjuangan saya, belum bisa juga saya dipastikan. Kita akan rapatkan dulu soal ini,” jelas Wakil Walikota Kendari ini.

Sementara itu, kader PKS yang juga Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Subhan yang ditemui di kediamannya membantah PKS terbagi dua gerbong. Sejauh ini, menurutnya, PKS masih tetap solid mendukung Sulkarnain maju di Pilwali Kendari.

“Kita solid mendukung Sulkarnain dalam perhelatan pilwali 2017 nanti. Di mana hal ini selalu terjadi dalam momentum apapun, PKS tidak akan pecah atau terbagi menjadi gerbong-gerbong,” tukasnya.

Subhan juga menambahkan, untuk memuluskan kemenangan usungan partainya, ia saat ini juga gencar melakukan sosialisasi di beberapa daerah pemilihannya. Sasarannya, mulai dari kalangan pemuda hingga para tokoh masyarakat.(m2/nur)

To Top