Suksesi

KPU Bombana Gugurkan Rekomendasi PPP Versi Djan Fariz

RUMBIA, BKK- Komisi Pemilihan Umum Bombana akhirnya menggugurkan rekomendasi PPP untuk pasangan Tafdil – Johan. KPU hanya mengakui rekomendasi PPP untuk pasangan Kasra – Man Arfah.
Ketua Devisi Teknis Kepemiluan, KPU Bombana, Ashar menjelaskan, keputusan itu diambil KPU karena yang diakui legalitasnya hanya dari keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Dalam hal ini, PPP versi Romahurmuzy.

“Kita sudah membatalkan rekomendasi dukungan milik Tafdil-Johan beberapa hari lalu, dan keputusan menggugurkan ini tertuang dalam berita acara sesuai pasal 38 ayat 6 tentang proses verifikasi administrasi rekomendasi parpol terhadap dukungan Balon Bupati,” kata, Ashar yang dikonfirmasi Berita Kota Kendari (BKK) kemarin.
Dia menjelaskan, dengan gugurnya satu rekomendasi yang dipegang oleh pasangan Tafdil-Johan, maka pasangan dengan akronim “Bertahan” (Bersama Tafdil Johan) tinggal didukung enam partai pengusung.
Keenam Parpol tersebut, Partai Golkar (3 kursi), PAN (9 kursi), partai Gerindra (2 kursi), Partai Nasdem (2 kursi), Partai Demokrat (1 kursi), serta Partai Hanura (1 kursi),
Sementara rekomendasi yang dikantongi pasangan berakronim Berkah (Bombana Baru dan maju bersama Kasra-Man Arfah) masih tetap diusung empat Parpol, yang meliputi PPP, PBB, PDIP, serta PKS.
Soal calon independen, Ketua KNPI Bombana ini mengatakan, lolos dan tidaknya dua pasang calon yang mendaftar lewat jalur independen, yakni Atikurahman-Achmad Nompa (Armada) dan Muhamad Sahir-Kaharuddin (Sangkar), tergantung hasil verifikasi administrasi dan faktual.
“Hasil dari verifikasi administrasi dan faktual nanti akan menentukan lolos tidaknya kedua pasangan tersebut. Saat ini kami belum bisa pastikan siap diantara keduanya yang akan lolos karena penyetoran berkas dukungan kedua paslon independen itu akan berakhir 1 Oktober mendatang,” tandasnya. (cr2/aha)

To Top