Musakir Harap Kader PDIP Kolut Kembali Bersatu – Berita Kota Kendari
Aktualita

Musakir Harap Kader PDIP Kolut Kembali Bersatu

Musakir Sarira

Musakir Sarira

LASUSUA, BBK – Ketua DPC PDIP Kolut, Musakir Sarira mengajak seluruh kader PDI Perjuangan Kolaka Utara kembali bersatu dan solid dalam melaksanakan amanah partai untuk bersama memenangkan pasangan Bobby Alimuddin Page dan Maksum Ramli.

“Kalau merasa kader, merasa memiliki dan menyangi PDIP, harusnya setiap pengurus harus bisa menerimah keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai sebuah amanah yang harus dijaga dan dijalankan,” kata Musakir kepada BKK, Rabu (28/9).
Menurut Musakir, PDIP memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada setiap kadernya yang memiliki potensi. Penghargaan itu juga di tunjukan pada kader sosok Hj.Ulfa Haeruddin yang kemampuanya tidak diragukan lagi.
“Setiap keputusan yang telah di tetapkan DPP wajib hukumnya untuk di jalankan dan dilaksanakan keputusan itu walupun keputusan itu memiliki kosenkuesi yang berat,” ujar Musakir.
Keputusan DPP, lanjut Musakir bukan tanpa alasan dan pertimbangan, keputusan itu sudah sesuai dengan semua tahapan yang ada di ADR yang hasil survei bersama, Bobby Alimuddin Page (BAP) memiliki tingkat elektabilitas dan popularitas yang tinggi.
“ADR merupakan aturan tertinggi dalam partai yang setiap pengurus dan kader wajib hukumnya untuk mengikuti dan tidak melanggar ADR,” katanya.
Musakir menegaskan dirinya tidak pernah merasa melakukan kudeta atas kepengurusan yang lalu. Amanah yang saat di berikan DPP sebagai ketua DPC mengantikan H Haeruddin merupakan pilihan yang sangat sulit dan berat namun harus di terimah sebagai amanah.
“Saya ini kader tulen PDIP. Amanah yang diberikan sebagai Ketua DPC harus diterimah saat itu juga karena kalau tidak diterimah DPP akan dan pasti membekukan kepengurusan DPC PDIP Kolut,” tegas Ketua DPRD Kolut ini.
Musakir mengharapkan semua pengurus dan kader PDIP untuk kembali bersatu pasca kisruh rekomendasi untuk memengkan BAP dan MR dalam Pilkada tahun 2017 nanti.
“Saya juga banyak belajar tentang etika dan moral. Jadi berhentilah membuat fitnah yang tidak benar. Apa yang terjadi kemarin itu murni keputusan DPP,” imbuhnya.
Kisruh pengurus PDI Perjuangan Kolut atas rekomendasi dukungan partai yang tidak mendorong kadernya untuk ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kolut tahun 2017, bermuara pada dibebastugaskanya tiga pengurus banteng ini, yakni Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kolut, H Haeruddin Palewoi, H Hidayat Idrus dan Bendahara, Hj Ulfa Haeruddin.
Meski dibebastugaskan dari pengurus partai, namun H Hidayat Idrus dan Hj Ulfa Haeruddin masih berstatus sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Utara. (k2/lex)

To Top