Petinju Sultra Tumbang Lawan Tuan Rumah – Berita Kota Kendari
Aneka

Petinju Sultra Tumbang Lawan Tuan Rumah

KENDARI, BKK – Petinju Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diwakili Erna, takluk saat menghadapi petinju tuan rumah Jawa Barat (Jabar, red) atas nama Maria Buliu Ulum dikelas Bantam 54 kg putri dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang sementara berlangsung.

Pasalnya, Maria Buliu Ulum merupakan sosok atlet yang dinilai memiliki pengalaman bertanding yang baik dibanding petinju Sultra. Ia merupakan petinju wanita yang sudah mengikuti pemusatan pelatihan nasional (Pelatnas).

Pelatih tinju Sultra Muthar mengatakan, menghadapi petinju tuan rumah memang atletnya mengalami kekalahan. Akan tetapi, menurutnya kekalahan itu merupakan kekalahan yang wajar dan tidak memalukan.

“Meskipun atlet saya kalah, namun sebagai pelatih saya tidak merasa malu menerima kekalahan itu. Sebab, selama persiapan yang dilakukan untuk mengikuti PON tersebut saya sangat puas melihat permainan yang ditampilkan oleh atlet saya, berbanding jauh pada saat dia bertarung di Pra-PON,” ungkap Muthar lewat telepon genggamnya, Jumat (23/9).

Sehingga, kata dia, atlet yang dibinanya selama bertahun-bertahun itu hanya kalah angka yang hanya terpaut dua poin saja, saat menghadapi petinju pelatnas itu.

“Jujur saja kekalahan tersebut sebenarnya disebabkan karena kurang dijam terbang atau kurang mengikuti even-event lokal. Bahkan boleh dibilang atlet kami tidak pernah mengikuti kalender pertandingan atau atau Kerjurnas dari Pengurus Besar (PB) Persatuan Tinju Amatir INdonesia (Pertina),” beber Muthar.

Olehnya itu, harap Muthar, sebagai pelatih dirinya meminta kepada pemerintah untuk dapat mengikutkan atlet Sultra di even-even nasional, yang didukung dengan bentuk perhatian dari Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sultra.

“Jika hal itu bisa dilakukan maka saya yakin pengalaman tanding atlet akan terus terasa,” aku Muthar.

Muthar menambahkan, perhatian pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra dalam memferivikasi atlet sebaiknya harus dilakukan dengan matang, yakni harus berdasarkan peluang-peluang emas untuk memperoleh medali. Sebab, sebenarnya dikelas 60 kg putra petinju Sultra atas nama Ruslan sangat potensial untuk menyumbangkan medali, karena dikelas tersebut hanya diikuti tujuh atlet saja.

“Pertarungan kedua petinju tersebut berlangsung selama empat ronde,” katanya. (m3/nur)

To Top