Suksesi

Kasra dan Atiku Mendaftar di Hari Terakhir

RUMBIA, BKK- Kasra – Man Arfah (Berkah) dan Atikurahman – Achmad Nompa (Armada) mendaftarkan diri sebagai Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, di KPU Bombana. Jumat (23/9) kemarin merupakan hari terakhir pendaftaran.

Diantar sekitar seribuan pendukung dan simpatisannya, Kasra-Man Arfah datang lebih awal sekitar pukul 09.10 Wita. Sementara, pasangan Atikurahman-Achmat Nompa yang maju lewat jalur independen ini tiba di KPU sekitar pukul 15.00 Wita. Pasangan dengan tagline Armada ini hanya diantar puluhan pendukung yang terdiri dari simpatisan dan sanak keluarga mereka.
Informasi yang dihimpun, satu Paslon independen lainnya yakni, pasangan Sahir-Kaharuddin (Sangkar) juga dijadwal mendaftar. Namun mereka memilih malam hari.
Sementara Masyhura Ilah Ladamay yang selama ini digadang-gadang akan berpasangan anggota DPRD Bombana, H Rasyid dikabarkan batal mendaftar. Pasangan ini tidak mendapat Parpol pengusung.
Kasra J Munara yang tampil menyampaikan sambutannya setelah menyerahkan berkas kelengkapannya kepada KPU berharap, tahapan pelaksanaan Pilkada di daerah itu dapat berjalan adil dan jauh dari intervensi.
Selain itu, dia meminta KPU Bombana sebagai lembaga penyelenggara dapat menjalankan tugas dan fungsinya sesuai harapan semua pihak.
“Kami berharap KPU Bombana dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan dan perundang-undangan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Netralitas KPU dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Bombana sangat menentukan masa depan Bombana ke depan,” ujarnya.
Dia mengatakan, setiap pelaksanaan tahapan Pilkada oleh penyelenggara pasti ada proses penilaian dari publik, baik positif maupun negatif. Proses penilaian ini kata dia harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menjalankan tugas dan funsinya secara profesional.
“Harapan kami, apa yang terjadi dimasa silam itu tidak lagi terjadi di Pilkada Bombana saat ini. Masa depan Wonua Bombana yang kita cintai ini ada di tangan kita semua,” tukas, Kasra.
Menanggapi hal itu, Ketua Pokja pencalonan KPU Bombana, Andi Usman menjamin KPU Bombana bekerja dengan profesional dan tidak membeda-bedakan antara satu calon dengan calon lainnya. “Kita akan bekerja sesuai aturan perundang-undangan. Tidak ada tebang pilih di sini, siapapun calon yang maju dan mendaftar di KPU, kita perlakukan sama. Tidak ada yang diistimewakan,” ujar Usman.
Dia mengatakan, KPU Bombana tidak memiliki satu alasanpun untuk tidak bekerja profesional, sebab dalam undang-undang KPU memang diwajibkan menjunjung tinggi asal Pemilu yang, jujur, adil, transparan, profesional, akuntabilitas, dan sejumlah asas lainnya.
“Jadi tidak ada alasan bagi kami anggota KPU Bombana untuk tidak bekerja profesional. Setiap tahapan yang kita lakukan tidak lepas dari pantauan Panwaslu, jadi kami terbuka. Kalau kami melanggar, ada yang namanya pelanggaran kode etik, jadi kami siap diproses jika melanggar,” terangnya. (cr2/aha)

To Top