Beranda

Dikbud Kendari Harap Full Day School Bukan Kebijakan Sesaat

Makmur

Makmur

KENDARI, BKK – Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari Makmur berharap, program Full Day School (FDS) yang tengah dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bukan menjadi kebijakan sesaat saja, tetapi harus diterapkan secara permanen di seluruh sekolah Indonesia.

Untuk menerapkan program tersebut, kata Makmur, pemerintah di daerah tentu harus melakukan berbagai persiapan, sehingga kebijakan tersebut harus dipastikan tidak bersifat sementara.

“Bila FDS diterapkan maka kami harus menyiapkan sarana dan prasarana sekolah. Disamping itu juga, kita akan mendata sekolah-sekolah mana saja yang masih double seat atau sekolah-sekolah yang masih mengguanakan kelas atau ruangan kelas pagi, siang hingga sore, kita juga harus memikirkan itu,” ujar Makmur saat ditemui, Kamis (22/9).

Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama FDS tersebut, lanjutnya, selain kegiatan belajar di kelas juga ada kegiatan ekstra yang semuanya berisikan materi terkait dengan pengembangan karakter. Ini juga harus disiapkan materinya supaya siswa tidak merasa bosan berada di sekolah dalam sehari penuh.

“Untuk segi sarana dan prasarana sekolah yang ada di Kota Kendari dari segi ruang kelas yang tersedia cukup memadai, tetapi memang ada sekolah-sekolah lain misalnya sekolah-sekolah swasta masih menggunakan double sekolah yakni ada SMA dan SMP. Ini kalau Full day school tidak bisa,” beber Makmur.

Menurut Makmur, konsep pelaksanaan FDS ini mesti dilakukan bertahap, untuk dilakukan pengkajian dan dilaksanakan di seluruh sekolah yang ada di Indonesia. Itupun, setelah sarana dan prasarana sudah dipersiapkan dengan baik. (m3/c/nur)

To Top