Headline

Ali Akbar Jadi Plh Bupati Buton Tengah

Tomy Indra Sukiadi

Tomy Indra Sukiadi

KENDARI, BKK — Mengisi kekosongan kepemimpinan di Muna Barat, Buton Tengah dan Buton Selatan menyusul pengunduran diri para Penjabat Bupatinya masing-masing, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menunjuk tiga pejabat Pemprov Sultra sebagai pelaksana harian (Plh) bupati di tiga kabupaten itu.
Untuk Plh Bupati Buton Tengah, akan dipegang oleh Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sultra, Ali Akbar. Sementara Plh Bupati Muna Barat diamanahkan kepada Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP) Sultra, Rony Yakob. Adapun Plh Bupati Busel, diserahkan kepada Kepala Biro Pembangunan prmprov Sultra, Illa Ladamay.
Seperti diketahui, tiga Pj yang sebelumnya ditunjuk oleh Pemprov Sultra di Muna Barat, Buton Tengah dan Buton Selatan, masing-masing Rajiun Tumada, Mansur Amila dan Muhamad Faisal sudah mengundurkan diri dari PNS dan memilih terjun ke politik sebagai tiket maju di Pilkada di masing-masing kabupaten.
Setelah tiga penjabat bupati ini mundur, Pemprov pun mengusulkan nama-nama Pj pengganti untuk tiga kabupaten itu kepada Kementerian Dalam Negeri. Hanya saja, sampai saat ini, kemendagri belum menurunkan SK tiga penjabat bupati tersebut.
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di pemerintahan, Pemprov pun menunjuk tiga pejabat itu untuk menjadi pelaksana harian, sambil menunggu turunnya SK penjabat bupati dari Kemendagri.
“Nama-nama yang jadi Plh ini sudah mendapat kepercayaan memimpin daerah itu sampai pada ada Pj bupati yang resmi dilantik oleh gubernur,” kata Kepala Bagian Otonomi Daerah Pemprov Sultra, Tomy Indra Sikadi.
Menurut Tomy, tiga nama Plh itu sudah disetujui oleh Gubernur Sultra Nur Alam. SK Plh mereka ditandatangani sejak 19 September lalu.
Rencananya, mereka akan menjadi Plh bupati hingga memasuki pertengahan Oktober mendatang. Sebab nama-nama Pj Bupati diperkirakan akan turun pada 9 Oktober.
“Sebelum 9 Oktober, Pj bupati di tiga daerah ini akan dikeluarkan oleh Kemendagri,” tandasnya. (p7/aha)

To Top