Suksesi

Rasak dan ADP Resmi Mundur dari DPRD

KENDARI, BKK – Abdul Rasak maupun Adwiatma Dwi Putra sama-sama memiliki keyakinan akan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Kendari 2017 mendatang. Karena itu, dua kader PAN ini pun tak ragu untuk mundur dari DPRD sebagai salah syarat untuk maju dalam Pilkada.

Abdul Rasak mengaku, sudah siap lahir batin menyongsong Pilkada Kendari. Risiko akan kehilangan jabatan penting sebagai Ketua DPRD Kendari pun sudah dipertimbangkannya matang-matang.

“Hari ini (kemarin) saya sudah mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ketua dewan. Saya sudah tanda tangan bahkan saya sudah masukan di Sekretaris Dewan (Sekwan),” ungkap Abdul Rasak, yang ditemui di Kendari, Selasa (20/9) kemarin.

Surat tersebut, kata dia, merupakan surat pernyataan bahwa dirinya mundur sebagai Ketua DPRD Kota Kendari. Surat yang sama juga akan dibawanya ke Komisi Pemilihan Umum Kendari saat mendaftar, Kamis besok.

Setelah itu, lanjut dia, sesuai dengan ketentuan yang ada, selama 60 hari atau dua bulan ke depan Gubernur Sultra akan memberhentikan dirinya sebagai Ketua DPRD Kendari.

Tak hanya jabatannya sebagai ketua, Rasak juga menyadari sepenuhnya bahwa PAN akan langsung memproses pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD. Apalagi, Rasak maju di Pilkada tidak lewat PAN, namun melalui koalisi Partai NasDem, Golkar dan PBB.

“Saya tahu risikonya bagaimana di PAN. Tapi itulah politik. Yang terpenting, saya maju di Pilkada murni karena ingin memajukan kota ini dan masyarakatnya. Meski PAN keluarkan saya, tapi banyak partai yang tetap mendukung saya,” tegasnya.

Rasak pun mengungkapkan bahwa sebagai politisi, karirnya belum tamat sama sekali. Kalau pun dia dikeluarkan dari PAN, sejumlah partai sudah siap mengambilnya.

“NasDem, Golkar dan Demokrat sudah menawarkan agar saya bergabung,” katanya.
Sementara politisi muda, ADP, juga sudah mengajukan pengunduran secara resmi sebagai Anggota DPRD Sultra. Surat pengunduran diri ADP diserahkan kepada Sekretariat DPRD Sultra, Selasa pagi kemarin.

“Pagi tadi sekitar jam sembilan, dia sudah memasukan surat pengunduran diri dari anggota DPRD Sultra,” ungkap Kepala Humas DPRD Sultra, Robert Piter Raru.

Selain itu, ADP juga juga sudah menyampaikan pemberitahuan akan maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Kendari 2017. Robert pun akan segera mengirim surat pengunduran diri itu kepada DPW PAN Sultra agar diproses pemberhentian ADP sebagai anggota DPRD, dan mengusulkan nama penggantinya.

“Yang berhak memberhentikan dia adalah partainya. Jadi surat yang saya kirim ke partainya agar segera diproses dan segera mengusulkan PAW ADP secepatnya, ” terangnya.

Mengenai siapa yang akan menggantikan ADP, Robert tidak mengetahuinya. Sebab itu merupakan urusan partainya.

“Saya tidak tahu siapa PAW-nya nanti,” tandasnya. (m3-p7/aha)

To Top