Aktualita

Pilkades Karut Marut, Panitia Penyelenggara Dievaluasi

UNAAHA, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe akan memanggil pihak Badan Pembangunan Masyarakat Desa (BPMD) untuk melakukan rapat koordinasi terkait penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak September ini.  Banyaknya permasalahan dalam tahapan teknis membuat pelaksanaannya menjadi karut marut.

“Padahal tim tujuh ini kita sudah Bimtek. Kemudian BPMD dan camat rutin melakukan sosialisasi. Tapi masih ada juga keliru dalan menjalankan teknis pemilihannya,” papar Ketua Komisi I DPRD Konawe, H Ardin, usai menerima aspirasi masyarakat Desa Kasumewuho, Senin (19/9).

Dikatakan, 172 dari 300 desa yang ada di Kabupaten Konawe bakal menyelenggarakan Pilkades.  Ada beberapa desa yang dianggap terjadi permasalahan, di antaranya Desa Kasumewuho, Kecamatan Wawotobi.

Ada kesalahan prosedur panitia menggugurkan salah satu calon tanpa dasar jelas. Menurutnya, dalam Perbup dijelaskan panitia bekerja harus sesuai dengan syarat teknis dan administrasi, bukan pertimbangan politis. “Panitia bisa menggugurkan calon jika tidak memenuhi 13 persyaratan. Tidak serta merta menggugurkan, harus ada penyampaian catatan yang tidak dipenuhi.  Tetapi ini, justru sudah ditetapkan sebagai calon, bahkan sudah mencabut nomor urut.  Tiba-tiba H minus 2, calon ini digugurkan,” katanya.

Ia menilai, panitia tujuh di Desa Kasumewuho telah menggugurkan calon secara sepihak.  Sehingga dianggap bekerja tidak profesional. “Kita akan panggil semua pihak.  Termasuk camatnya. Kita tidak inginkan terjadi keributan,” tegas Ardin. (cr4)

To Top