Bakar Gereja di Bombana, Seorang Pemuda Ditangkap – Berita Kota Kendari
Headline

Bakar Gereja di Bombana, Seorang Pemuda Ditangkap

RUMBIA, BKK- Polisi mengamankan seorang pemuda berinisial AJ (20) setelah sebelumnya terlihat hendak mencoba membakar gereja di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/9) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Belum diketahui secara pasti motif pemuda itu. Namun yang pasti, api sempat berkobar dan menghanguskan beberapa fasilitas di dalam gereja, seperti satu kardus berisi dokumen, satu unit meja biro, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Pantauan jurnalis koran ini, hingga pukul 23.15 Wita, ratusan warga masih memadati halaman gereja tersebut ditambah dengan puluhan personil kepolisian masih terus melakukan olah TKP. Di sekeliling gereja tersebut dipasangkan garis polisi.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, usai menyulut api, pelaku sempat melarikan diri. Namun dia berhasil ditangkap oleh warga setempat yang selanjutnya diserahkan kepada aparat kepolisian setempat.
Pendeta Welhelmus Hinadonu yang dikonfirmasi di lokasi kejadian menuturkan, pembakaran ini diketahui dari keterangan dua orang anaknya yang saat itu sedang bermain di halaman gereja. Tiba-tiba kedua anaknya lari dan menyampaikan jika ada seorang yang membakar Gereja. Mendengar laporan itu dirinya langsung keluar rumah dan mengejar pelaku.

“Saya tadi lagi nonton, tiba-tiba dua anak saya berteriak kalau ada yang membakar Gereja. Di situ saya langsung keluar dan mengejar pelaku,” cerita Welhelmus yang dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Welhemus mengaku sangat kaget dengan kejadian ini. Sebab ini baru pertama kalinya terjadi percobaan pembakaran rumah ibadah di Bombana. Padahal kerukunan antarumat beragama di Bombana berjalan sangat harmonis.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gereja Maranata Lameroro Klasis Bombana, Pendeta Martinus mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus pembakaran ini pada aparat penegak hukum. Menurutnya, selaku umat beragama pihaknya terus mengharapkan situasi aman dan kondusif tanpa ada gangguan Kamtibmas.

“Sepenuhnya kami serahkan kepada aparat keamanan untuk mengusut masalah ini. Kami percaya pihak kepolisian akan profesional menyelesaikan masalah ini,” ungkap, Martinus.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Umat Kristen (FKUK) Bombana ini juga mengaku kaget dengan kejadian ini. Ini yang pertama kali terjadi di Bombana.

“Untung banyak orang di sekitar gereja. Untung juga bahan bakar yang dipake hanya minyak tanah. Coba kalau bensin, tadi habis mi ini gereja terbakar,” ungkapnya.
Dikonfirmasi di lokasi kejadian, Kapolres Bombana AKBP Hery Susanto SIK mengatakan, sesaat setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan personilnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat ini kami masih melakukan olah TKP untuk mengetahui apa motif pembakaran ini,” kata, Kapolres, singkat. (cr2/aha)

To Top