Tersangka Terancam Bayar Denda Rp 2 Miliar – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Tersangka Terancam Bayar Denda Rp 2 Miliar

ONO/BERITA KOTA KENDARI PEMBURU PENYU. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto (kiri) bersama Kasubdit Gakkum AKBP Agus Budi (kanan) saat menggelar jumpa pers mengenai kasus perburuan penyu, di Mako Dit Polair Polda Sultra, Jumat (9/9) kemarin.

ONO/BERITA KOTA KENDARI
PEMBURU PENYU. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto (kiri) bersama Kasubdit Gakkum AKBP Agus Budi (kanan) saat menggelar jumpa pers mengenai kasus perburuan penyu, di Mako Dit Polair Polda Sultra, Jumat (9/9) kemarin.

KENDARI, BKK- Direktorat Polisi Perairan (Dit Pol Air) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi tenggara (Sultra) menetapkan dua orang tersangka terkait penangkapan sepuluh ekor penyu hijau di Konawe Utara (Konut). Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial SN (46) dan LK (20).

Hal itu diungkapkan Kasubdit Gakkum AKBP Agus Budi saat menggelar jumpa pers di Mako Dit Polair Polda Sultra, Jumat (9/9). Turut hadir Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sultra AKBP Sunarto.
AKBP Agus Budi menuturkan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, bahwa di salah satu rumah warga, ada penyu yang disimpan di tempat tersembunyi. “Setelah mendapatkan informasi itu, petugas langsung bergerak,” kata Agus.
Informasi itu memang benar adanya. Penyu itu disembunyikan pada sebuah karamba yang berada di kolong rumah panggung.
Polisi pun berhasil menemukan 10 ekor hewan laut yang dilindungi negara itu. Sementara SN dan LK yang merupakan warga Desa Barasanga, Konawe Utara, itu langsung diamankan. Polisi juga menyita satu buah kapal yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan perburuan penyu.
“Keberadaan penyu hijau ini dilindungi dalam Undang-undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Penyu dilindungi karena hampir punah,” katanya.
Kini, 10 ekor penyu tersebut dititipkan di tempat penangkaran penyu, milik PT Sonok Lestari, Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari Sultra
Adapun kedua tersangka dijerat dengan banyak pasal. Yakni pasal 40 ayat 2 Junto, pasal 21 ayat 2 dan pasal 40 ayat 4, pasal 21 ayat 2 UU No 5  tahun 1990, junto pasal 55 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar (p4/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top