Sampah Masih Menjadi Persoalan di Dawidawi – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Sampah Masih Menjadi Persoalan di Dawidawi

TNI dan Masyarakat Dawidawi gotong royong mengangkat tumpukan sampah yang membusuk sepanjang jalan by pass. (Foto: Armin/BKK)

TNI dan Masyarakat Dawidawi gotong royong mengangkat tumpukan sampah yang membusuk sepanjang jalan by pass. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA,BKK- Persoalan sampah masih menjadi momok yang sampai hari ini belum terselesaikan di Kelurahan Dawidawi, Kecamatan Kolaka.

Tidak adanya TPA di wilayah itu, menyebabkan warga setempat membuang sampahnya di pinggir laut sepanjang by pass secara sembunyi-sembunyi, hingga membuat daerah itu berbau, meski sudah ada larangan ‎untuk tidak membuang sampah ke laut.

“Karena banyak sampah yang dibuang masyarakat sepanjang by pass dan TPI (Tempat Pelelangan Ikan), kami melakukan bakti sosial membersihkan sampah melibatkan TNI, masyarakat dan tukang ojek,” kata Lurah Dawidawi, Yusri, Jumat (9/9).

Menurut Yusri, pihaknya telah melarang warga membuang sampah ditempat itu, bahkan telah membuat papan larangan. Namun hal itu tidak diindahkan, karena mereka tetap membuang meski secara sembunyi-sembunyi di saat tidak ada orang.

“Biasanya mereka membuang tengah malam. Siapa juga yang mau berjaga tiap malam, apalagi gelap,” ungkap Yusri.

Kepala Lingkungan I Dawidawi, ‎Lawao mengungkapkan, penyebab masyarakat terpaksa membuang sampah di sepanjang by pass meski sudah dilarang akibat tidak ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Adapun mobil sampah yang merupakan bantuan PT Antam UBP Nikel Sultra untuk Kelurahan Dawidawi, dikuasai oleh oknum tertentu dan baru mengangkat sampah di TPA yang terletak di Desa Hakatotobu, jika diperintah oleh aparat pemerintah kecamatan.

“Seharusnya mobil sampah itu disimpan di kantor kelurahan, supaya bisa setiap saat digunakan mengambil sampah masyarakat. Tapi ini dikuasai oleh oknum dan baru mengambil sampah ‎kalau ada perintah dari kecamatan,” ungkap Lawao. (cr3)

To Top