Pertumbuhan Ekonomi Sultra Mengalami Peningkatan – Berita Kota Kendari
Beranda

Pertumbuhan Ekonomi Sultra Mengalami Peningkatan

Kepala Bank Indonesia Sultra, Dian Nugraha (Kedua dari kiri) Saat Melakukan Konfrensi Pers, Jumat (9/9). (Foto: Rudy/BKK)

Kepala Bank Indonesia Sultra, Dian Nugraha (Kedua dari kiri) Saat Melakukan Konfrensi Pers, Jumat (9/9). (Foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Pertumbuhan ekononomi Sulawesi Tenggara (Sultra) di triwulan ke II 2016, mengalami peningkatan sebesar 6,8 persen dibanding dengan triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 5,5 persen.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Sultra lebih tinggi di banding perekonomian nasional yang hanya mencapai 5,18 persen. Hal ini didorong hasil konsumsi rumah tangga dan pemerintah serta perbaikan kinerja ekspor luar negeri.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sultra Dian Nugraha mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sultra menyebabkan terjadinya deflasi mencapai 0,9 persen, setelah sebelumnya mengalami inflasi akibat terjadinya kenaikan harga sejumlah barang di Kota Bau Bau dan Kendari.

“Penurunan inflasi dibulan Agustus 2016 mencapai 0,19 persen itu disebabkan kerana Kota Kendari dan kota Baubau mengalami inflasi penurunan. Penurunan tersebut karena tekanan kelompok bahan makanan pada komoditas ikan segar dan sayur-sayuran,” kata Dian saat melakukan konfrensi pers di Aula BI Sultra, Jumat (9/9).

Selain itu, sambung Dian, stabilitas keuangan Sultra masih terus terjaga terutama dari sektor ketahanan pangan rumah tangga. Namun perkembangan ekonomi Sultra masih rentan terhadap pelemahan ekonomi global.

“Stabilitas keuangan masih terjaga terutama dari ketahanan sektor rumah tangga dan juga resiko kredit yang ditimbulkan masih terus terjaga berdampak minimal pada sistem keuangan perekonomian Sultra,” ungkap Dian.

BI Sultra memprediksi pertumbuhan ekonomi Sultra bakal terus mengalami peningkatan terutama pada triwulan III 2016.

“Kami memprediksikan perekonomian Sultra bahkan terus mengalami peningkatan yang dipastikan bisa mencapai 7,3 persen dan 7,5 persen sementara pada triwulan IV dipastikan pertumbuhannya itu mencapai 7,9 persen,” pungkasnya. (p5/nur)

To Top