Dampak Pemotongan DAU, Pemeliharaan 14 Jembatan Gerak pelabuhan di Sultra Bakal Terhambat – Berita Kota Kendari
Beranda

Dampak Pemotongan DAU, Pemeliharaan 14 Jembatan Gerak pelabuhan di Sultra Bakal Terhambat

KENDARI, BKK- Pemotongan dana alokasi umum (DAU) oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) imbasnya kini sudah mulai dirasakan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dsihubominifo) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dishubkominfo Sultra Dr H Hado Hasina mengungkapkan, hasil rapat dan evaluasi dari pemotongan anggaran daerah Sultra, Dishubkominfo mendapatkan pemotongan sebesar Rp 10 miliar. Hal ini dinilainya akan berdampak pada pemeliharaan 14 jembatan gerak pelabuhan yang perlu mendapat perhatian, namun memerlukan anggaran besar.

“Kami memiliki program yang sangat urgensial yakni pemeliharaan 14 jembatan gerak feri, yang membutuhkan Rp 1 miliar untuk 1 pelabuhan, namun adanya pemotongan ini kemungkinan biaya pemeliharaan tersebut tidak akan terealisasi dengan baik,” terang Hado Hasina saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/9).

Dijelaskannya, pentingnya pemeliharaan jembatan tersebut karena berhubungan dengan akses perekonomian di Sultra. Terlebih kondisi 14 jembatan gerak yang menghubungkan beberapa daerah itu, saat ini sudah berada pada level memprihatinkan.

“Jika jembatan ini tidak dirawat dengan baik, maka perputaran ekonomi Sultra akan ikut terganggu dan banyak masyarakat yang akan berteriak dan menganggap pemerintah kurang perhatian terhadap fasiltas terutama pada penyebrangan laut, ” papar lelaki yang juga mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Utara tersebut.

Beberapa jembatan gerak pelabuhan yang penting untuk segera ditangani, sebut Hado, diantaranya jembatan Pelabuhan Bau Bau-Waarah, Kendari – Langara dan Tampo –Torobulu, dengan kondisi sudah hampir putus.

Dengan demikian, menurutnya perlu ada solusi. Pihaknya juga tetap akan berkoordinasi dengan pihak DPRD Sultra agar anggaran untuk pemeliharaan jembatan tersebut diprioritaskan, karena ini berimbas pada pelayanan publik dan masyarakat akan ikut merasakan dampak positfnya.

“Laju ekonomi masyarakat tetap stabil jika pelabuhannya aman dan tidak ada kendala, tetapi sebaliknya jika kondisi jembatan saat ini rusak kemudian anggaran pemeliharaan juga ikut terpotong akibat keputusan pusat, maka laju ekonomi Sultra ikut terpuruk karena tidak adanya akses yang memadai, ” jelasnya. (p7/nur)

To Top