Waspada, Jangan Sampai Beli Sapi ‘Haram’ – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Waspada, Jangan Sampai Beli Sapi ‘Haram’

ONO/BERITA KOTA KENDARI PENIPUAN. Polisi mengamankan beberapa ekor sapi yang menjadi barang bukti penipuan.

ONO/BERITA KOTA KENDARI
PENIPUAN. Polisi mengamankan beberapa ekor sapi yang menjadi barang bukti penipuan.

KENDARI, BKK –
Tingginya permintaan sapi menjelang hari Raya Idul Adha, dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk menjalankan aksi kejahatan. Mulai dari pencurian sapi hingga penipuan terhadap pemilik sapi.

Baru-baru ini, jajaran Polsek Konda mengamankan sedikitnya lima ekor sapi hasil penipuan. Lima ekor sapi tersebut akan dijual kepada warga yang akan menunaikan kurban.
Kapolsek Konda, Iptu Nursaji SH menuturkan, pelaku menggunakan modus meminta pemilik ternak untuk dijualkan sapinya. Namun setelah sapinya laku, uangnya dibawa lari.
“Saat ini pelaku penipuan masih dalam pengejaran,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap korban, pelaku datang ke Desa Tania kemudian mengontrak rumah. Dia kemudian berusaha menimbulkan kesan baik dengan menjanjikan kepada pemilik rumah akan merehabilitasi rumah itu.
Setelah mendapatkan kepercayaan warga, pelaku yang sudah dikantongi identitasnya ini mulai menawarkan kepada warga desa untuk dijualkan ternaknya dengan iming-imingi harga yang tinggi. “Setelah tiga hari mengontrak, dia dipercaya menjual 5 ekor sapi. Dia berhasil menjual semuanya dengan total Rp 45 juta,” katanya.
Sayangnya, begitu mendapatkan uang tersebut, pelaku bukannya berbagi keuntungan dengan pemilik sapi, namun langsung kabur. Yang lebih parah lagi, pelaku diduga melancarkan aksinya di tempat berbeda.
Beruntung, polisi masih berhasil menemukan sapi-sapi hasil penipuan itu.
“Polsek Tanea ada dua laporan dengan kasus yang sama dengan pelaku yang sama. Dari dua pelpaor tersebut, salah satu pelapor sapinya sudah dikembalikan ke pemilik, dan satu lagi menjadi hak paten si pembeli,” katanya.
Salah satu pemilik sapi bernama, Mustari (50) yang menjadi korban mengaku tidak curiga sama sekali karena pelaku berprilaku baik dan sopan.
“Saya titip sama dia tiga ekor sapi. Katanya dia bisa kasi laku dengan harga tinggi. Saya percaya saja,” katanya. (p4/d/aha)

To Top