Tersangka Pembunuhan Karno Segera Diadili – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Tersangka Pembunuhan Karno Segera Diadili

RUDY/BERITA KOTA KENDARI MASUK PN. Dua tersangka pelaku pembunuhan Karno, Samsudin dan Hendra saat dilimpahkan dari Polsek Mandonga ke Kejari Kendari.

RUDY/BERITA KOTA KENDARI
MASUK PN. Dua tersangka pelaku pembunuhan Karno, Samsudin dan Hendra saat dilimpahkan dari Polsek Mandonga ke Kejari Kendari.

KENDARI, BKK – Dua tersangka kasus pembunuhan Karno, warga Kelurahan Alolama, akan segera duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Penyidik Polsek Mandonga sudah melimpahkan berkas tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.
Dua tersangka tersebut atas nama Samsudin (24) dan La Ode Hendra (21). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan pengeroyokan dan penikaman yang mengakibatkan tewasnya Karno pada 25 Februari lalu.
Usai melakukan perbuatannya, kedua tersangka berhasil melarikan diri. Namun mereka berhasil dibekuk aparat Polsek Mandonga, tiga bulan kemudian.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Kendari, La Haja SH membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan tahap II tersangka kasus pembunuhan Karno. “Tinggal dilimpahkan ke PN Kendari untuk kemudian disidangkan,” kata La Haja saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9).
Ia menambahkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menangani perkara tersebut adalah Helina Rauf SH.
Sebelumnya, lanjut La Haja, penyidik kepolisian menjerat kedua tersangka dengan Pasal 170 jo Pasal 351 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun setelah melakukan rekontruksi, pihaknya menemukan kejanggalan sehingga pihaknya merubah pasal yang disangkakan kedua tersangka.
“Ditambahkan dengan Pasal 338 KUHP karena saat kejadian kedua tersangka menggunakan pisau. Sehingga unsur kesengajaan menghilangkan nyawa terpenuhi. Jadi dalam dakwaan kami menjerat kedua tersangka dengan pasal berlapis yakni Pasal 338 jo Pasal 55 dan Pasal 170 jo pasal 351 KUHP,” jelasnya.
Diketahui, pembunuhan yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga itu bermula dari saling ejek antara korban dan pelaku. Saling ejek ini kemudian berubah menjadi duel maut.
La Ode Hendra ditangkap terlebih dahulu di Jalan Lasandara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, tiga bulan pascakejadian. Sementara Samsudin dibekuk di Jalan HEA. Mokodompit, Lorong Perintis, Kelurahan Kambu. (p5/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top