SDN 150 Tina Bite Butuh Perhatian Pemerintah – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

SDN 150 Tina Bite Butuh Perhatian Pemerintah

Inilah gudang darurat milik warga yang digunakan pihak SDN 150 Tina Bite, Kecamatan Lantari Jaya sebagai ruang belajar bagi seswanya akibat belum adanya bangunan dari Pemerintah Kabupaten Bombana. (Ahmad Ridha/BKK)

Inilah gudang darurat milik warga yang digunakan pihak SDN 150 Tina Bite, Kecamatan Lantari Jaya sebagai ruang belajar bagi seswanya akibat belum adanya bangunan dari Pemerintah Kabupaten Bombana. (Ahmad Ridha/BKK)

RUMBIA, BKK – Tekad pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor pendidikan rupanya belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Desa Tina Bite, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Meski memiliki Sekolah Dasar Negeri (SDN), namun hingga kini belum memiliki gedung baik darurat maupun permanen, gudang darurat milik warga pun jadi alternatif yang digunakan sebagai ruang belajar bagi siswa.

Sekolah yang diberi nama SDN 150 Tina Bite ini pun terkesan tidak mendapat perhatian pemerintah setempat utamanya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) setempat.

Selain tidak memiliki gedung belajar, sekolah tersebut juga hanya memiliki tiga orang guru PNS (Pegawai Negeri Sipil), jumlah ini sudah termasuk dengan Kepala Sekolah.

Keterangan yang diperoleh dari pemerintah desa setempat, minimnya tenaga guru ini membuat pihak sekolah terpaksa harus meminta bantuan kepada tenaga guru non PNS. Tercatat, dua orang guru berstatus GTT (Guru Tidak Tetap) yang sehari-hari beraktifitas menjadi tenaga pengajar di sekolah yang terletak di desa terpencil tersebut.

“Sampai hari ini belum pernah ada bangunan sekolah dari pemerintah,” ungkap Cendana Wangi SPd, salah seorang guru di sekolah tersebut yang ditemui jurnalis Berita Kota Kendari (BKK) di kediamannya belum lama ini.

Menurut, Cendana Wangi, hingga kini pihak sekolah masih membutuhkan penambahan guru negeri demi efektifnya proses belajar mengajar disekolah itu. “Jumlah guru disini masih belum memadai. Kita masih butuh sekitar 4 guru negeri disini,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Tina Bite, Hasanuddin mengatakan, pihaknya sudah sering mengusulkan pembangunan gedung sekolah kepada pihak terkait di tingkat kabupaten namun hingga kini belum ada perhatian.

“Persoalan bangunan ini sudah sering diusulkan pemerintah desa termasuk pihak sekolah, namun sampai hari ini belum pernah ditanggapi. Kalau tidak ada warga yang berbaik hati meminjamkan gudangnya untuk dipake sebagai ruang belajar sementara, mungkin sekolah ini sudah lumpuh,” ujar Hasanuddin.

Dirinya berharap, Pemkab Bombana melalui Dinas Dikpora setempat dapat memperhatikan kondisi pendidikan didesa tersebut utamanya pembangunan gedung sekolah termasuk penambahan tenaga guru berstatus PNS.

“Harapan kami adalah, pemerintah memperhatikan sekolah kami yang hingga kini belum memiliki gedung karena masa depan anak cucu kami ada disekolah ini,” harap Hasanuddin. (cr2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top