Pengerjaan Tambat Labuh Kendari Diragukan Selesai Tepat Waktu – Berita Kota Kendari
Beranda

Pengerjaan Tambat Labuh Kendari Diragukan Selesai Tepat Waktu

KENDARI, BKK- Pembangunan tambat labuh yang merupakan proyek megah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang telah menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah, diyakini Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat La Ode Azhar, tak akan selesai tepat waktu.

Sampai saat ini, bobot kerja proyek tersebut, menurut Azhar, yang baru mencapai sekitar 30 persen belum menunjukan kemajuan. Padahal, pekerjaannya dimulai sejak 2014 lalu.

“Secara pribadi, saya yakin kalau proyek ini tidak akan bisa selesai tepat waktu, karena dengan masa kontrak yang akan berakhir di 2017 nanti proyek ini baru menyelesaikan 30 persen saja,” terang Azhar ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9).

Ia menjelaskan, bobot kerja sebesar 30 persen itu diketahui, berdasarkan hasil rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).

“Kita juga kaget saat pembahasan KUA PPAS ketika dishub menjelaskan pencapaiayan atas proyek megah pemkot yang ada dibawah tanggung jawabnya itu, karena jika kita kalkulasi hal ini sangat jauh dari kata berhasil,” jelasnya.

Politikus partai Golkar ini juga melanjutkan, meski anggaran yang disiapkan tidak terpakai, namun tetap saja akan ada sanksi yang diberikan jika penyelesaian proyek ini tidak tepat waktu.

“Kita sudah wanti-wanti ini kepada pihak dishub untuk serius menangani proyek tersebut, jangan sampai duluan Wali Kota Kendari yang berganti baru terlihat hasilnya. Hal itu tentu akan menjadi masalah karena proyek ini tidak bisa berlanjut setelah wali kota berikutnya,” tandasnya.
Meski demikian, untuk APBD Perubahan 2016 komisi III tetap mengamini pengusulan anggaran Dishub Kendari sebesar Rp 7 miliar. Peruntukannya untuk menyelesaikan proyek tersebut dengan target bobot kerja sebesar 60 persen.

“Kita tetap amini keinginan mereka untuk penyaluran anggaran sebesar Rp 7 miliar, dengan harapan apa yang saya takutkan tidak terjadi,” pungkasnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Umar Bonte juga menambahkan, persoalan proyek tambat labu yang kemungkinan besarnya tidak selesai tepat waktu, sudah diendus pihak kepolisian.

“Masalah ini sudah masuk laporannya di kepolisian, hanya saja belum bisa ditindak lanjuti karena pengerjaannya masih berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dishub Kota Kendari Sjarif Sajang menuturkan, proyek tambat labu ini tidak ada masalah, meski bobot pengerjaannya baru 30 persen. Desember nanti ia menargetkan pengerjannya bisa mencapai 60 persen.

“Dari total keseluruhan, maka Desember nanti kita bisa menyelesaikan proyek ini hingga 90 persen. Jadi pasti penyelesaiannya bisa tepat waktu,” pungkasnya.(m2/nur)

To Top