Pembangunan PLTU Moramo Dimulai – Berita Kota Kendari
Headline

Pembangunan PLTU Moramo Dimulai

Ilustrasi

Ilustrasi

KENDARI, BKK –

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Moramo akhirnya dimulai. Kamis pagi (8/9) ini, peletakan batu pertama dilakukan.

Acara peletakan batu pertama atau yang populer dengan istilah ground breaking tersebut akan dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Saleh Lasata. Gubernur Sultra, Dr Nur Alam yang awalnya didaulat sebagai peletak batu pertama bangunan PLTU ini, sampai Rabu (7/9) kemarin, belum diketahui kepastiannya apakah bisa hadir atau tidak.

“Rencananya memang begitu. Tapi beliau masih dalam perjalanan dinas. Jadi yang bisa kita konfirmasikan sampai saat ini, groundbreaking dilakukan oleh Pak Wagub,” kata Saleh Lasata, yang ditemui usai membuka acara dari Kementerian Kelautan di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sultra, kemarin. Lukman mengatakan, acara tersebut tidak mungkin ditunda. Pasalnya, undangan sudah disebarkan.

Proyek PLTU Moramo ini sendiri merupakan salah satu agenda pembangunan paling penting di Sulawesi Tenggara di tahun ini. Pasalnya, pengoperasian PLTU ini diharapkan akan mengatasi krisis listrik yang masih mendera Sulawesi Tenggara.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah XIV yang menangani Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) Akhmad Cahyadi, mengatakan, pihaknya punya keyakinan besar pengoperasian PLTU ini akan menandai kebangkitan energi listrik di Sulawesi Tenggara.

PLTU yang terletak di Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan ini mampu menghasilkan 100 Mega Watt (MW) listrik. “Manfaat dari PLTU ini sangat besar karena menghasilkan daya listrik yang sangat besar. Jadi masyarakat akan lebih terbantu lagi,” ungkapnya.

Saat ini, pihak BBPJN VI sudah mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan dalam proyek yang menelan anggaran Rp 200 miliar tersebut. Begitu peletakan batu pertama selesai dilaksanakan, pembangunannya langsung dilanjutkan.

Jika tidak ada aral melintang, proses pembangunan PLTU ini akan rampung pada 2017 nanti. “Mudah-mudahan tahun depan sudah selesai dan sudah bisa dinikmati hasilnya oleh seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

PLTU tersebut akan menempati lahan seluas 100 hektare. Proyek yang didanai oleh APBN ini juga dipastikan akan menyerap banyak tenaga kerja. (p7/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top