Kakek 70 Tahun Dilapor Cabuli Anak 12 Tahun – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kakek 70 Tahun Dilapor Cabuli Anak 12 Tahun

RUMBIA, BKK- Seorang warga dusun Bungi Towea, Desa Tapuhaka Kecamatan Kabaena Timur, yang sudah berusia 70 tahun dilapor ke polisi atas tuduhan telah mencabuli seorang anak berusia 12 tahun. Terlapor dan korban masih merupakan tetangga di dusun itu.
Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari di Kabaena menyebutkan, anak tersebut, sebut saja Bunga, masih duduk di bangku kelas satu Madrasah Tsanawiah (MTs). Sayangnya, informasi sejauh ini hanya menyebutkan bahwa kakek berinisial BG itu telah ditahan polisi. Belum diketahui secara pasti kapan dan di mana sang kakek tersebut melakukan perbuatannya.
Kepala Desa Tapuhaka, Dedi Darno yang dikonfirmasi soal ini membenarkan ada warganya yang ditahan polisi karena dugaan pencabulan anak di bawah umur. Namun dia tidak mengetahui persis kasus tersebut.
“Saya juga tidak tau persis masalah ini, tapi menurut informasi yang saya dengar, kasus ini sudah ditangani pihak Polsek,” kata, Dedi Darno yang dikonfirmasi melalui ponselnya, tadi malam.
Sementara itu, seorang keluarga korban bernama, Hamid B yang dikonfirmasi ikut membenarkannya. Namun dia tak mau berkomentar.
“Iya benar pak, itu korban (Bunga) adalah keluarga saya. Tapi nanti sebentar ya pak saya telpon balik. Saya mandi dulu,” ujar, Hamid seraya menutup percakapan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bombana, AKP Basri SH membenarkan, jika pihaknya kini sedang menangani kasus tersebut. Menurut dia, sesaat setelah adanya laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung melakukan penahanan terhadap tersangka.
“Laporannya masuk, Senin (5/9) malam kemarin. Saat itu juga, kami langsung melakukan penahanan terhadap tersangka,” ungkap, Basri yang dikonfirmasi di Rumbia, kemarin.
Menurutnya, pihaknya  menangani kasus tersebut secara prosedural mengingat tidak adanya personil Polwan yang bertugas di wilayah hukum Polsek Kabaena Timur. “Untuk penanganan kasus ini haruslah prosedural. Di Kabaena kan tidak ada polisi Perempuan disana jadi saat ini, jadi tersangkanya harus diproses di Polres,” katanya.
Sehingga, pihak Satreskrim Polres Bombana harus menurunkan sejumlah personil dari unit PPA Polres setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban di Kabaena. “Saat ini sejumlah anggota saya sudah saya turunkan ke Kabaena untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ungkap, Basri.
Sayang, pria yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Rarowatu kabupaten Bombana ini belum merinci kronologis kejadian yang nenimpa Bunga tersebut.
LG sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang mendekam di sel tahanan Mapolres Bombana, (cr2/b/aha)

To Top