DAMPAK PENUNDAAN DAU Dinas Pertanian Tangguhkan Pemasaran Beras Lokal – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

DAMPAK PENUNDAAN DAU Dinas Pertanian Tangguhkan Pemasaran Beras Lokal

RAHMAT/BKK H Muh Nasir

RAHMAT/BKK
H Muh Nasir

KENDARI, BKK-
Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara terpaksa mencoret program pemasaran beras lokal, sebagai dampak dari penundaan Dana Alokasi Umum.

Kadis Peternakan dan Pertanian Haji Muhammad Nasir mengatakan, program tersebut merupakan kerja sama dengan Badan Urusan Logistik Sultra. Dalam hal ini, dinas menganggarkan kemasan berasnya.

“Sebenarnya kita mau anggarkan launching beras lokal seperti Beras Konawe dan Beras Mekongga. Kita kerja sama dalam perancangan kemasannya. Tapi karena adanya masalah DAU, kita tunda dulu,” kata Nasir yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9).
Nasir menerangkan, program kerja sama promosi beras lokal dan launching kemasan beras ini sudah disetujui oleh Gubernu Sultra, Dr Nur Alam. Bahkan sudah dimasukkan dalam Rancangan APBD Perubahan 2016 Sultra.
“Awalnya memang sudah diketahui oleh Gubernur Sultra, bahkan sudah diterimanya. Tetapi akibat pemotongan DAU ini kita harus bersabar, ” terangnya.
Program kerjasama tersebut, lanjutnya, sangat menarik. Pemerintah dalam hal ini bisa mempromosikan hasil pertanian lokal di tengah ketatnya persaingan dengan beras dari luar.
Meski demikian, Nasir masih tetap berharap program itu tidak terlalu lama ditangguhkan. “Kalau memungkinkan, akan kita coba di APBD 2017 nanti,” katanya.
Nasir mengakui harus selektif dalam mengajukan program untuk mendapatkan pembiayaan. Program yang menyentuh kepentingan banyak orang, akan tetap diprioritaskan.
“Kegiatan yang sudah diprogramkan dan itu adalah kepentingan orang banyak, itu kita palang. Tidak boleh diganggu,” ungkapnya.
Dia mencontohkan, program pertanian seperti bantuan traktor, sarana dan prasana, alat-alat panen, pembukaan lahan kering, lahan panen dan pengadaan barang lainnya, tak bisa ditiadakan. Sebab itu bisa mengganggu produksi pertanian ke depan. Apalagi, sebagian besar sudah diadakan.
“Saya jamin program tersebut tidak akan terganggu sebab, barangnya sudah ada di tangan masyarakat,” tambahnya.
Mereka juga, sudah sampaikan kekhawatirannya jika pemangkasan DAU ini akan berakibat pada bantuan-bantuan itu.
“Pokoknya kami sudah jamin. Dari pada tidak terbayar program-program tersebut, lebih baik gaji saya yang dipotong, ” serunya. (p7/b/aha)

To Top