BPOM Dalami Pemeriksaan Kecap 888 – Berita Kota Kendari
Kasuistika

BPOM Dalami Pemeriksaan Kecap 888

Ilustrasi

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Setelah melakukan penyegelan pada Pabrik Kecap Cap 888 yang bertempat di Keluarahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polda Sultra dan Dinas Kesehatan Provinsi akan memanggil pemilik pabrik dan saksi-saksi terkait.
Menurut Kepala BPOM Sultra, Adilah Pababbari, para saksi maupun pemilik akan didalami keterangannya, terkhusus dalam aktivitas pengolahan kecapnya.
“Kita sudah surati pemiliknya, Anwar Que dan beberapa saksi lainnya,” kata Adila, saat dikonfirmasi melalui Via Ponsel, Rabu (7/9).
BPOM akan menggali lebih dalam mengenai bahan-bahan yang digunakan oleh produsen. Sebab dari hasil penelitian sementara, bahan pengawet dan pemanis kecap tersebut melebihi ambang batas. Tidak hanya itu, cara pengolahan kecap dari pabrik juga dinilai tidak sesuai dengan produksi pangan yang seharusnya.
“Cara cuci botolnya tidak hiegenis. Hanya dicuci di penampungan. Ini bisa membahayakan kesehatan, apalagi anak-anak yang rentan dengan penyakit,” katanya.
Dia melanjutkan, pabrik kecap yang beroperasi hari Senin sampai Jumat itu sudah menjalankan aktivitasnya kurang lebih sepuluh tahun. Produknya pun sudah menyebar luas, terutama di daerah padat penduduk seperti Kota Kendari dan Unaaha, Kabupaten Konawe.
“Jika terbukti bersalah, pelaku dapat diancam dengan undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 pasal 136 dan 142 dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 10 miliar,” katanya. (p4/d/aha)

To Top