Arsalim Optimis, Konsel Menang Lomba P2WKSS – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Arsalim Optimis, Konsel Menang Lomba P2WKSS

Peninjauan di Desa Polandia yang ikut Lomba P2WKSS.

Peninjauan di Desa Polandia yang ikut Lomba P2WKSS.

Andoolo, BKK – Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Dr Arsalim Arifin optimis wakil Konsel akan memenangkan lomba Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Konsel akan diwakili Desa Polandia, Kecamatan Buke dalam lomba yang dilaksanakan pada 17 September 2016.

“Beberapa tahun ini kita tidak mendapatkan juara, sehingga mudah-mudahan tahun ini kita bisa lagi dapat juara. Saat ini saya turun untuk mengecek persiapan dan juga mengecek apa saja yang dibutuhkan kami akan intervensi agar sarana dan prasarananya bisa juga digunakan,” papar Arsalim saat meninjau persiapan Desa Polandia untuk Lomba P2WKSS, Rabu (7/9).

Arsalim menambahkan, Pemerintah Kabupaten Konsel sangat mengharapkan Desa Polandia bisa menjadi juara tingkat Sultra dan bisa mewakili Sultra dalam lomba yang sama di tingkat nasional. “Pada tahun 2011 kita pernah juara dan melalui Desa Polandia ini kita bisa lagi menjadi juara P2WKSS,” katanya.

Unggulan Desa Polandia, lanjut dia, perilaku hidup bersih di desa itu kini lebih apik dan lebih tertata rapi serta bisa dilihat perbedaannya dengan beberapa desa terbelakang. Pihaknya pun menyampaikan pesan kepada tim penilai agar dalam melakukan penilaian secara objektif.

Wakil bupati juga berpesan agar senantiasa menjaga kekompakan antarsesama warga, baik kaum laki-laki maupun perempuan mempunyai peran dan fungsi yang sama, yakni sama-sama ikut serta dalam berbagai program pembangunan desa.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Konsel, Najib mengatakan, untuk alokasi anggaran sama sekali tidak ada, hanya bermodalkan partisipasi masyarakat saja. Pembangunan beberapa kantor seperti kantor karang taruna, BPD, LPM, sanggar PKK, perpustakaan, dan beberapa kebun kolektif dasa wisma sebanyak enam unit merupakan dukungan dan partisipasi masyarakat.

Dalam penilaian lomba itu, kata dia, ada sebelas yang menjadi kriteria, di antaranya pendidikan, koperasi, kesehatan, kehutanan, dan pajak. (k8)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top