Dipecat, Puluhan Honorer Dinkes Mengadu ke DPRD – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Dipecat, Puluhan Honorer Dinkes Mengadu ke DPRD

HUSAIN/BKK Suasana rapat dengar pendapat (hearing) beberapa honorer Dinkes Konkep bersama Ketua DPRD Konkep di ruang Paripurna DPRD Konkep, Selasa (6/9).

HUSAIN/BKK
Suasana rapat dengar pendapat (hearing) beberapa honorer Dinkes Konkep bersama Ketua DPRD Konkep di ruang Paripurna DPRD Konkep, Selasa (6/9).

LANGARA, BKK – Puluhan tenaga honorer Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang mengaku menjadi korban pemecatan tanpa alasan yang jelas oleh oknum Dinkes Konkep mengadukan nasib di DPRD Konkep, Selasa (6/9). Puluhan tenaga honorer yang selama ini bekerja di rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di Kabupaten Konkep tersebut mengaku tidak terima atas tindakan oknum Dinkes Konkep yang melakukan penggantian.

Salah seorang tenaga honorer yang menjadi korban, Susianti AMk mengungkapkan, kedatangan mereka di gedung sekretariat dewan bertujuan untuk mengadukan nasib mereka pasca diterbitkannya Surat Keputusan (SK) terbaru tentang pengangkatan pegawai honorer di lingkup Dinkes Konkep tahun 2016 yang dinilai tidak prosedural.

“Kami ini sudah lama mengabdi, sejak tahun 2015 tapi tiba-tiba di tahun 2016 ini diberhentikan tanpa alasan yang jelas. Anehnya lagi orang yang baru masuk akan diberikan honor yang dihitung sejak Februari 2016, ini tidak adil pak,” keluhnya di hadapan Ketua DPRD Konkep, Musdar SSos.

Kemudian, sambung Susianti, setelah melihat SK baru yang diterbitkan ada nama yang dimasukkan dalam lampiran SK itu, ternyata masih dalam masa pendidikan. “Setelah kami tanyakan kepada La Ode Gaga (yang menyerahkan SK, red) tentang nasib kami yang sudah lama mengabdi ia menjawab, itu nasibmu,” terangnya.

Setelah mendengarkan aduan dari puluhan honorer Dinkes Konkep itu, Ketua DPRD Konkep mengatakan sebelum pemecatan honorer itu sebaiknya instansi terkait harus menentukan kriteria sesuai mekanisme perundang-undangan. “Jangan langsung main coret seperti itu, ini tidak manusiawi,” geramnya.

Oleh karenanya, kata Ketua DPD PAN Konkep itu, sudah menjadi kewajiban dewan, untuk mengomunikasikan dengan dinas terkait secara serius. “Jadi kalian menunggu hasil dari kami, jelas kami akan usut tuntas,” janjinya.

Di tempat yang sama Ketua Komisi III DPRD Konkep, Imanuddin SPd juga berjanji akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit untuk meminta penjelasan terkait dengan persoalan itu. “Silahkan catat nama kalian masing-masing kemudian lampirkan SK. Persoalan ini juga akan disampaikan kepada Bupati Konkep untuk meninjau kembali SK yang telah dikeluarkan,” janjinya. (k4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top