Safei Larang Kepala SKPD Keluar Daerah – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Safei Larang Kepala SKPD Keluar Daerah

Asisten I Setda Kolaka H M Is

Asisten I Setda Kolaka H M Is

KOLAKA, BKK – Bupati Kolaka H Ahmad Safei melarang semua Kepala ‎Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) keluar daerah, sekaligus mewajibkan menghadiri rapat Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016.

“Bupati Kolaka baru saja menelepon saya ‎untuk datang ke kantor DPRD, guna melihat absen siapa-siapa kepala SKPD yang tidak hadir pada rapat pembahasan APBD,” kata Asisten I Setda Kolaka, H M Ismail, Senin (5/9) di Kantor DPRD Kolaka.

Menurut Ismail, larangan diberikan kepada kepala SKPD supaya tidak ada lagi alasan tidak hadir dalam pembahasan perubahan APBD. Kecuali bagi SKPD yang turut mendampingi Bupati dinas luar seperti Kadis Pekerjaan Umum, ataukah ada tugas mendadak yang tentunya mendapat izin dari Bupati.

“Kalau tidak ada izin dari Bupati, kepala SKPD dilarang keluar daerah sampai selesai pembahasan perubahan APBD,” tegasnya.

Mantan Kadis Kependudukan dan capil Kolaka ini, ‎mengungkapkan, jika nantinya ada kepala SKPD yang tidak menghadiri rapat pembahasan perubahan maupun keluar daerah tanpa ada izin dari Bupati, diminta untuk ditulis namanya yang kemudian dilaporkan ke Bupati untuk menjadi penilaian.

“‎Bupati meminta saya supaya menulis dan melaporkan siapa-siapa kepala SKPD yang tidak ikut. Adapun sanksinya hanya bupati yang tahu seperti apa,” kata Ismail.

Terhadap kebijakan bupati tersebut, anggota komisi I DPRD Kolaka Mardawiah mengaku apa yang dilakukan Bupati sudah sangat tepat, sebab selama ini jika ada undangan rapat di DPRD Kolaka banyak saja alasan yang dibuat oleh kepala SKPD untuk tidak hadir.

“Apa yang dilakukan bupati sudah tepat, sebab terkait ketidak hadiran kepala SKPD menghadiri undangan kami sudah sering kami sampaikan pada saat rapat paripurna,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN). (cr3/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top