Suksesi

Tiga Figur Kandidat Gubernur Sultra Bersua di Lasusua

MANSIRAL USMAN/BERITA KOTA KENDARI DI SATU ACARA. Tiga figur yang berniat maju sebagai calon Gubernur Sultra masing-masing, Asrun (kiri), Rusda Mahmud (kedua dari kiri), dan Lukman Abunawas (kanan) menyaksikan perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII Tingkat Sultra, di Lasusua, Kolut, Sabtu (3/9) lalu.

MANSIRAL USMAN/BERITA KOTA KENDARI
DI SATU ACARA. Tiga figur yang berniat maju sebagai calon Gubernur Sultra masing-masing, Asrun (kiri), Rusda Mahmud (kedua dari kiri), dan Lukman Abunawas (kanan) menyaksikan perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII Tingkat Sultra, di Lasusua, Kolut, Sabtu (3/9) lalu.

LASUSUA, BKK – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII Tingkat Provinsi Sultra yang tahun ini dipusatkan di Kota Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), tampak menjadi salah satu momen berkumpulnya figur bakal calon (balon) Gubernur Sultra. Tiga tokoh populer Sultra yang sudah menegaskan niatnya untuk maju bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2018 tampak hadir dalam kegiatan akbar tesebut. Ketiga figur dimaksud yakni Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Lukman Abunawas, mewakili Gubernur Sultra yang tidak sempat hadir, Bupati Kolut, Rusda Mahmud, serta Wali Kota Kendari, Asrun.

Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan warga dari dalam dan luar Kolut tersebut, tampak di panggung utama Rusda Mahmud dan Lukman Abunawas, duduk berdampingan di meja yang sama, sementara Asrun duduk di meja terpisah berdampingan dengan Ketua DPRD Kolut, Musakkir Sarira.

Gambaran cara berpolitik yang sehat tampak ditunjukkan oleh para figur tersebut. Pasalnya, meski persaingan politik menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sultra, di antara ketiga figur tersebut saat ini sudah mulai memanas, namun saat bersua di Lasusua, suasana keakraban tampak jelas terlihat di antara ketiganya.

Plt Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI, Ambar Rahayu, yang turut hadir sekaligus meresmikan kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengungkapkan, peringatan Harganas bertujuan meningkatkan komitmen pemerintah dalam hal pentingnya membangun keluarga dengan meningkatkan peran dan fungsi keluarga kecil berketahanan dan sejahtera.

Sebab, lanjut dia, dengan terbentuknya keluarga yang kokoh akan berimplikasi pada terwujudnya bangsa yang kokoh, sebab pembentukan karakter generasi penerus bangsa dimulai dari keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil. Karena itu dia berharap, masyarakat bisa kembali menghidupkan delapan fungsi keluarga yakni fungsi agama, pendidikan, kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosial budaya, ekonomi, dan fungsi lingkungan.

Rusda Mahmud memberikan apresia pada BKKBN yang telah menunjuk Kolut pelaksanaan Harganas Sultra. “Pemerintahan Kolut menganut triologi pembanguan yang mutlak harus dilakukan dan direalisasikan yakni pendidikan, pemerintahan yang bersih dan religius atau agama,” kata Rusda.

Rusda juga sempat bercanda menyebut nama Wali Kota Kendari Asrun, bahwa daftar pemilih tetap (DPT) Kolaka Utara hanya 100 ribu lebih, sehingga masih bisa dihitung dan tidak perlu diperhitungkan. Tak pelak pernyataan tersebut disambut tawa dan tepuk tangan.

Puncak peringatan Harganas Sultra yang dimeriahkan dengan pagelaran tarian kolosal yang melibatkan ratusan pelajar Kolut tersebut turut dihadiri, Kepala BKKBN Sultra Syahruddin, pengurus PKK Sultra, Ketua dan anggota DPRD Kolut, seluruh pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolut, serta perwakilan seluruh kabupaten se-Sultra. (k2/c)

 

To Top