10.000 Warga Baubau Terancam Tak Punya e-KTP – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

10.000 Warga Baubau Terancam Tak Punya e-KTP

Petugas Disdukcapil Kota Baubau sedang melayani warga yang hendak melakukan pengurusan e-KTP. (Foto: Adnan/BKK)

Petugas Disdukcapil Kota Baubau sedang melayani warga yang hendak melakukan pengurusan e-KTP. (Foto: Adnan/BKK)

BAUBAU, BKK – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP akan dihentikan sementara oleh pemerintah pusat pada tanggal 31 September 2016. Di Kota Baubau sebanyak 10.000 lebih warga Baubau terancam tak memiliki e-KTP. Pasalnya, hingga kini masih ada sekitar 14.723 wajib KTP yang belum melakukan perekaman.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau, Amrin Taone ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (01/09) mengatakan, jumlah penduduk wajib KTP Kota Baubau sebanyak 97.450 orang. Dia khawatir, 10.000 lebih tidak akan memiliki e-KTP.

Saat ini, kata dia, untuk mempercepat penerbitan e-KTP sebelum batas waktu tersebut, pihaknya sudah memaksimalkan perekaman dan pemcetakan e-KTP. Dalam sehari, Disdukcapil hanya mampu melayani 150 orang warga saja. Jika dalam waktu yang dibutuhkan, pihaknya hanya mampu melayani 4.000-an, sementara sisanya tidak akan mampu dilayani.

“Kita punya alat ini hanya dua, kita bisa saja sampai 200 orang sehari, tapi mesin panas, nanti rusak, itu yang kita antisipasi,” paparnya.

Namun, untuk mengantisipasi hal itu, saat ini pihaknya akan memanfaatkan mesin perekam e-KTP yang ada di delapan kecamatan. Dari delapan itu, hanya kantor Kecamatan Wolio yang siap untuk dipakai, namun ada satu alat yang belum dapat digunakan, yakni kamera yang menurut pihak kecamatan tak tahu berada di mana.

“Kalau yang di Kecamatan Wolio kita manfaatkan, insya Allah sisa 10.000 orang itu bisa kita tanggulangi sebelum batas waktu itu,” katanya.

Amatan di lapangan, sejak sebulan terakhir, antrean panjang warga yang hendak mengurus e-KTP selalu terjadi kantor Disdukcapil Kota Baubau. Bahkan Disdukcapil melayani masyarakat hingga malam hari. Disdukcapil Baubau juga menurunkan 40 orang staf untuk melayani masyarakat. (k2/c)

 

Click to comment
To Top